Suara.com - Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) mencatat sudah ada sebanyak 160 perawat yang terkonfirmasi positif selama gelombang ketiga pandemi Covid-19 akibat varian Omicron.
Ketua PPNI Harif Fadhilah mengatakan jumlah itu kemungkinan masih bisa bertambah karena belum semuanya tercatat dengan rapi.
"Sampai hari ini 11 Februari mendapat data 160 perawat yang terkonfirmasi, tapi mungkin lebih karena banyak belum melaporkan diri dalam link sistem pemantauan anggota," kata Harif saat dihubungi, Jumat (11/2/2022).
Meski begitu, dia menyebut kesiapan perawat di fasilitas layanan kesehatan masih terkendali.
"Sampai hari ini belum ada kegiatan koordinasi untu penambahan tenaga, belum ada info kurang tenaga," jelasnya.
Harif mengungkapkan, ratusan perawat yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu tanpa gejala dan gejala ringan karena sudah divaksin booster.
"Kalau dilihat kondisi yang terkonfirmasi, umumnya sudah dua kali vaksin dan booster, dengan tanpa gejala dan gejala ringan, secara ilmiah booster memberikan perlindungan dari keparahan," tutup Harif.
Berita Terkait
-
Kasus Omicron di Sumut Bertambah Jadi 28
-
2 Kali Tes Antigen dan Dinyatakan Positif Omicron, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie Sempat Ngeluh Demam dan Sering Batuk
-
Pulang dari Jakarta, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie Positif Covid-19 Varian Omicron
-
Capai 921 Tempat Tidur, Ini 6 Tempat Isoter di Jakarta Khusus Pasien Covid-19 Tanpa Gejala dan Bergejala Ringan
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL
-
Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan