Suara.com - Anak yang berumur 0-2 tahun merupakan golongan usia bayi. Anak bayi pada umur 1 tahun biasanya akan menunjukkan perkembangan pesatnya mulai dari kemampuan bergerak hingga berbicara.
Menginjak umur 1 tahun bayi sudah waktunya diberikan makan 3 kali sehari. Bayi juga dapat diberikan camilan disela-sela waktu makan.
Jika biasanya bayi pada umur 1 tahun makan camilan seperti roti. Seorang bayi berumur 1, 5 tahun ini justru mengonsumsi camilan tak biasa.
Melalui akun media sosial TikToknya @putrikaland, ibu dari bayi itu membagikan momen dirinya kaget dengan apa yang dicamil sang anak.
Rekaman video tersebut menampilkan si bayi sedang duduk di atas kasur. Bayi ini tampak basah kuyup karena keringat yang bercucuran di tubuhnya.
Ibu dari bayi ini mengira apabila anaknya sedang bermain air di atas kasur. Tetapi dugaan dari sang ibu tidak tepat sama sekali.
Ketika ibu itu membalikkan badan si bayi yang membelakangi terdapat sebuah wadah camilan.
Si bayi ternyata sedang mencamili keripik balado milik ibunya yang ada di dalam wadah tersebut sampai habis.
"Nyemili keripik balado mamaknya sampai ludes," tulisan dalam video.
Baca Juga: Lengkap Kisah Nurhayati, Kaur Keuangan Desa Citemu Jadi Tersangka setelah Bongkar Korupsi Dana Desa
Meskipun si bayi mencamili keripik balado yang rasanya pedas. Namun bayi itu tidak menunjukkan ekspresi merasa kepedasan usai menyantap keripik balado.
Basah kuyup gegara makan keripik balado
Padahal umur si bayi ini masih 1, 5 tahun. Sang ibu yang keheranan dengan tingkah sang anak membandingkan dengan dirinya pada umur segitu masih takut cabai.
Si bayi makan keripik balado benar-benar murni terjadi tanpa sepengetahuannya sebagai ibu. Dia berharap jika ibu-ibu di luar sana lebih waspada dan memperhatikan anak-anaknya.
"Video ini murni tanpa sepengetahun saya sebagai ibunya, ya. Jadi, buat reminder ke pembaca lain juga untuk lebih waspada dan memperhatikan anak-anaknya," kata ibu dari bayi itu kepada Suara.com, Senin (21/02/2022).
Sejak diunggah satu hari lalu, video ini telah ditonton sebanyak 3 juta kali. Video tersebut menuai berbagai respon dari para pengguna TikTok.
Berita Terkait
-
Viral Driver Ojol Pakai Moge, Warganet: Motor Doang Bagus Orderane Gak Ono
-
Penampakan Maneken Ini Bikin Ngakak, Butuh 2 Menit Baru Paham
-
Viral Kakek Gendong Jenazah Cucu Pakai Selendang, Videonya Menyayat Hati
-
Ketar-Ketir Tiba-tiba Ditinggal Setengah Jam Saat Kencan, Eh Ternyata ini yang Dilakukan Kekasihnya, Bikin Ngakak!
-
Bukan Perkara Tanpa Sendok, Viral Cuitan Pria Protes Dapat Sekop di Pesanan Bikin Publik Terpingkal
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil
-
Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung
-
Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
-
Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah
-
Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang
-
Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen
-
Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL
-
Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak