Suara.com - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mengumumkan kasus positif Covid-19 di Indonesia kembali bertambah sebanyak 57.426 orang pada Kamis (24/2/2022), sehingga total kasus positif Covid-19 mencapai 5.408.328 orang.
Hari ini juga ada tambahan 317 orang yang meninggal sehingga total menjadi 147.342 jiwa meninggal dunia, ini merupakan rekor tertinggi sejak gelombang kedua pandemi.
Kemudian, ada tambahan 42.518 orang yang sembuh sehingga total menjadi 4.674.873 orang lainnya dinyatakan sembuh.
Sementara kasus aktif atau orang yang masih dirawat naik 14.591 menjadi 586.113 orang, dengan jumlah suspek mencapai 35.701 orang.
Angka tersebut didapatkan dari hasil pemeriksaan 505.390 spesimen dari 288.027 orang yang diperiksa hari ini, positivity rate hari ini mencapai 19,94 persen, jauh di atas standar WHO yakni 5 persen.
Total spesimen yang sudah diperiksa sejak kasus pertama Covid-19 hingga hari ini adalah 82.958.238 spesimen dari 55.346.076 orang.
Tercatat sudah 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota yang terinfeksi virus Covid-19.
Data kemarin, positif 5.350.902 orang, 571.522 orang kasus aktif, 4.632.355 orang sembuh, dan meninggal 147.025 jiwa.
Berita Terkait
-
Update 23 Februari: Kasus Positif Covid-19 Indonesia Bertambah 61.488 Orang, 227 Orang Meninggal Hari Ini
-
Rekor Tertinggi Gelombang Omicron! 257 Pasien Meninggal Akibat Covid-19, Indonesia Sedang Menuju Puncak Kematian?
-
Pecah Rekor Dalam 5 Bulan Terakhir, Angka Kematian Covid-19 Indonesia Tembus 257 Jiwa Hari Ini
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik