Suara.com - Polres Metro Jakarta Timur menyelidiki penganiayaan terhadap seorang sopir truk yang terjadi di Cibubur, Pasar Rebo. Penyelidikan itu dilakukan setelah polisi menerima laporan sopir truk yang menjadi korban aksi penganiayaan pria kekar yang viral di media sosial.
"Korban sudah buat laporan di Polsek dan sekarang dilakukan penyelidikan oleh Polsek dan Polres," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Budi Sartono saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.
Budi belum bisa memastikan penyebab terjadinya penganiayaan tersebut. Dia juga belum menjelaskan kapan terjadinya penganiayaan tersebut.
Hingga saat ini proses penyelidikan masih berlangsung di Polsek Pasar Rebo.
Sebelumnya, viral di media sosial video seorang pria berbadan kekar menganiaya sopir truk di kawasan Cibubur, Pasar Rebo, Jakarta Timur. Video penganiayaan itu viral setelah diunggah di beberapa akun Instagram.
Dalam video tersebut, tampak seorang pria berbadan kekar menggunakan kaos berwarna hitam berdiri di depan truk korban yang berwarna hijau.
Saat korban turun dari truk dan menghampiri pelaku, korban langsung dianiaya hingga dibanting ke tanah. Setelah terjatuh, korban tetap dianiaya pelaku.
Kejadian itu membuat warga sekitar melerai pelaku agar tidak terus menganiaya korban. Terlihat juga seorang pria memakai seragam loreng hijau datang untuk melerai kedua belah pihak.
Baca Juga: Nahas! Sopir Truk Dibanting Lalu Diinjak Pria Berbadan Besar Di Lampu Merah Cibubur
Berita Terkait
-
Nahas! Sopir Truk Dibanting Lalu Diinjak Pria Berbadan Besar Di Lampu Merah Cibubur
-
Dokter Gigi Jadi Korban Penganiayaan Perwira Polisi dan Teman Wanitanya di Pasuruan, Pelaku Diperiksa Propam Polda Jatim
-
Kronologi Kabar Remaja Tunanetra Dianiaya Anggota Satlantas Polres Kampar
-
Update Kasus Dugaan Penganiayaan di Lapas Pakem, ORI DIY Sebut Ada Maladministrasi dan Kemungkinan Sanksi
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi