Suara.com - Vaksinasi Covid-19 sudah masuk tahap pemberian dosis ketiga, namun masih banyak informasi simpang siur yang beredar soal program ini. Salah satunya soal vaksin yang diklaim meningkatkan risiko terinfeksi HIV.
Kabar ini semakin menjadi sorotan setelah akun Twitter @suara_pembebasa membagikan anjuran dari seorang ahli virologi bernama Luc Montagnier. Disebutkan bahwa sang pakar menyarankan penerima vaksin Covid-19 dosis ketiga untuk segera menjalani tes HIV. Hal ini untuk mengantisipasi potensi penerima vaksin Covid-19 terinfeksi HIV.
"Penting untuk kalian ketahui, bahwa peraih nobel bidang virologi Dr. Luc Montgaire bepesan: 'bagi anda yang telah menyelesaikan vaksin dosis ke 3 segera lakukan tes HIV'," cuit @suara_pembebasa. "Dari hasil study laboratorium, bahwa vaksin covid mengandung spike protein yang menyebabkan HIV."
Bukan hanya itu, @suara_pembebasa juga menyertakan tangkapan layar yang diklaim sebagai pemberitaan hasil studi laboratorium soal peningkatan risiko infeksi HIV akibat vaksin Covid-19.
Lantas benarkah kedua klaim ini?
PENJELASAN
Melansir Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, konten yang diunggah @suara_pembebasa memuat hal yang tidak tepat.
Berdasarkan penelusuran, seorang ahli imunologi bernama Vineeta Bal menyatakan bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa Montagnier membuat klaim seperti yang disebutkan. Selain itu, Vineeta Bal juga membantah klaim vaksin Covid-19 bisa meningkatkan kerentanan terhadap infeksi HIV.
Hal senada juga disampaikan oleh Dr. Bnar Talabani MBE yang berbasis di Cardiff. Talabani yang fokus pada riset masalah vaksin Covid-19 menerangkan bahwa tidak ada kemungkinan vaksin tersebut meningkatkan potensi HIV maupun AIDS.
Baca Juga: Warga Cimahi dan Bandung Barat Bisa Dapat Minyak Goreng Gratis, Begini Caranya
Sedangkan fakta lainnya adalah Dr Luc Montagnier yang disebutkan di klaim @suara_pembebasa kini telah meninggal dunia. Peraih Nobel bidang Kedokteran dan Fisiologi tahun 2008 itu meninggal dunia pada Februari 2022 kemarin.
KESIMPULAN
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa narasi yang diunggah oleh akun Twitter @suara_pembebasa adalah informasi yang tidak tepat serta masuk ke kategori misleading content atau konten menyesatkan.
Berita Terkait
-
Warga Cimahi dan Bandung Barat Bisa Dapat Minyak Goreng Gratis, Begini Caranya
-
Kabupaten Cirebon Catatkan 32 Kasus Kematian akibat COVID-19 Selama Februari 2022
-
Kasus Harian Covid-19 di Riau Dekati Seribu, 17 Pasien Meninggal Dunia
-
Makin Berkurang, RSDC Wisma Atlet Kemayoran Kini Hanya Rawat 1.881 Pasien Covid-19
-
Beda dengan Omicron Asli, Ini Ciri Omicron Siluman yang Bisa Timbulkan Gejala di Usus
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil
-
Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung
-
Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
-
Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah
-
Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang
-
Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen
-
Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL
-
Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak