Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengklaim, sejumlah daerah telah melewati puncak kasus Covid-19.
"Secara keseluruhan mengalami penurunan di semua pulau, walaupun masih di atas satu secara nasional," kata Menko Airlangga dalam konferensi pers PPKM secara virtual, Senin (14/3/2022).
Daerah tersebut diantaranya adalah Sulawesi Utara, Papua, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, Kalimantan Barat, Kepulauan Riau dan Riau.
Secara keseluruhan, kata Airlangga kasus aktif dibandingkan puncak kasus turun dari yang sebelumnya 183 ribu kasus menjadi 127 ribu kasus pada 13 Maret 2022 kemarin.
"Sudah melewati puncaknya pada 3 Maret 2022 lalu," ujarnya.
Secara keseluruhan di luar Jawa - Bali proporsinya mencapai 37 persen lebih kecil dibandingkan dengan saat Covid Delta di luar Jawa-Bali yang mencapai lebih dari 50 persen.
"Adapun dari kasus kematian CSR 2,58 sementara dari tingkat BOR masih terkendali," katanya.
Sedangkan wilayah dengan BOR tinggi terdapat pada tiga provinsi, yakni Sumatera Utara di atas 13,677 ribu dengan BOR 16 persen konversi 21 persen, Lampung yang aktif 13 ribu, BOR 22 persen, konversi 26 persen dan Papua 11 ribu BOR 13 persen dan konversi 18 persenan.
"Yang butuh perhatian adalah NTT BOR 46 persen dan provinsi NTT masih di level 3," ungkap Airlangga.
Baca Juga: Menko Airlangga: Indonesia Sudah Siap Gelar Balap MotoGP di Sirkuit Mandalika Pekan Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?