Suara.com - Ungkapan tumbal proyek mungkin tak asing bagi masyarakat Indonesia.
Istilah tumbal proyek mengacu pada persembahan untuk makhluk gaib dalam sebuah pembangunan proyek.
Dalam hal ini, sebuah akun Twitter @areajulid mempertanyakan apakah benar ada tumbal proyek baik proyek jalan, jembatan, maupun bangunan.
"Eh serius nanya, tumbal proyek pembangunan itu beneran ada ya? Apa cuma bercandaan anak twitter doang?" tulis akun tersebut.
Cuitan @areajulid mendapatkan berbagai respons dari warganet. Bahkan dikomentari langsung oleh pihak yang menangani berbagai 'proyek' nasional, yakni Kementerian Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR).
Kemen PUPR mengomentari cuitan tersebut melalui akun Twitter resmi merek @kemenPU.
"Gaes, ini udah tahun 2022 lhoo," tulis akun @kemenPU menanggapi pertanyaan tentang tumbal proyek.
Tanggapan tersebut tentu mendapatkan berbagai respons dari warganet. Namun banyak warganet yang mengingatkan bahwa meski sudah tahun 2022 masih ada pawang hujan di MotoGP Mandalika.
"Min, ngomong gini juga enggak ke Mbak pawang?," komentar warganet.
Baca Juga: Nyinyiri Pawang Hujan MotoGP Mandalika, Siapa Tifatul Sembiring?
"Lah, katanya sudah tahun 2022 tapi kok masih ada upaya klenik pawang hujan dan campurin tanah air di kendi ya om," imbuh warganet lain.
"Tahun 2022 yang ditumbalkan adalah sumber air bersih, hutan, dan lahan pertanian," tulis warganet di kolom komentar.
"Tumbal proyek ada kok, salah satunya penggusuran rumah dan lahan milik petani," timpal lainnya.
"Yak 2022 bener, nah itu pawang hujan," balas warganet lain.
Saat berita ini dibuat, cuitan tersebut telah disukai lebih dari 2.4000 kali dengan puluhan komentar dari warganet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
DPRD Minta Pemprov DKI Kendalikan Lonjakan Pendatang Usai Lebaran
-
Fluktuasi Kurs Rupiah, Harga Pangan Lokal Makin Tercekik Biaya Produksi
-
Respons Isu di Media Sosial, Pemprov DKI Jakarta Pastikan Penggunaan Kendaraan Dinas Sesuai Aturan
-
Arus Balik Lampaui Keberangkatan, KAI: Jakarta Diserbu 50 Ribu Penumpang Kereta per Hari
-
Arus Balik Masih Padat, Rekayasa Lalu Lintas di Tol Trans Jawa Berlanjut Jumat 28 Maret
-
HUT ke-12, TransJakarta Banting Harga Jadi Rp12, Ini Syaratnya!
-
Pemerintah Percepat Pembangunan Huntap Bagi Masyarakat Terdampak Bencana
-
PM Malaysia Anwar Ibrahim Kunjungi Jakarta, Polda Metro Siapkan Pengamanan Rute VVIP
-
Mengukur Mikroplastik Tak Semudah Dikira, Studi Soroti Tantangan dan Jalan Keluarnya
-
Korlantas Polri Berlakukan One Way Lokal KM 132KM 70, Ini Skema Bertahapnya