Suara.com - Emak-emak yang emosi marah-marah ke salah satu pegawai di SPBU telah menjadi viral di media sosial.
Bagaimana tidak, emak-emak yang terlihat dalam unggahan akun Instagram @terangmedia ini emosi gara-gara sudah antri lama tetapi tidak dilayani.
"Seorang emak marah-marah kepada pegawai SPBU karena tak dilayani dengan baik," tulis keterangan akun Instagram @terangmedia dikutip Suara.com, Senin (28/3/2022).
Dalam video, terlihat emak-emak berpakaian merah yang tengah marah kepada pegawai SPBU sementara pegawai SPBU hanya terdiam.
Menurut informasi, emak-emak itu marah karena ia sudah mengantre lama di sebelah kanan.
Namun, orang yang baru datang dari sebelah kiri dilayani sementara ia tidak kunjung dilayani.
Sontak, kejadian itu membuat emak-emak ini emosi dan jengkel. Ia lalu meluapkan amarahnya kepada pegawai SPBU yang saat itu sedang melayani.
"Tengok itu. Kau isi apa enggak? Aku bukan minta-minta di sini. Aku beli," ucapnya penuh emosi.
Emak-emak dalam rekaman video itu terus memarahi pegawai SPBU lantaran sangat jengkel.
Pegawai SPBU langsung menuju ke sebelah kanan dan mengisi bensin ke motor pelanggan yang berhenti di sebelah kanan.
Baca Juga: Viral Penemuan Makhluk Misterius di Dalam Botol, Bentuknya Malah Bikin Publik Geleng-geleng
Saat emak-emak ini mengumpat, pegawai SPBU pun langsung meradang dan mengancam untuk menuntut emak-emak tersebut.
Kendati demikian, emak-emak ini tidak takut dan balik mengancam. Ia mempersilakan pegawai SPBU untuk melapor dan menuntutnya.
"Ya tuntut! Tuntut ayo lapor. Kurang as** kau," ucap emak-emak ini penuh emosi.
Pelanggan SPBU di barisan kanan juga terdengar ikut emosi kepada pegawai SPBU. Diduga mereka juga mengalami hal yang sama seperti emak-emak ini.
Sementara itu, pegawai SPBU pindah kembali ke antrean sebelah kiri untuk mengisi bensin para pelanggan dan emak-emak ini masih meluapkan emosinya.
Peristiwa tersebut terjadi di SPBU Paya Pasir, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatra Utara.
Berita Terkait
-
4 Aksi Lucu Pak Ribut vs April Kocak
-
Kenapa Pak Ribut Viral di TikTok? Ini Alasannya!
-
Berbeda 15 Tahun, Pria ini Diblokir Wanita saat Mau PDKT Karena Disangka Suami Orang, Langsung Kirim Bukti Surat Cerai
-
VIRAL! Detik-detik Truk Terguling di Jalan Poros Samarinda-Bontang yang Rusak Parah: Korban Dulu Baru Ada Perbaikan
-
Niat Negur Orang Gegara Kerap Setel Musik Keras-keras dari Speaker, Sender Ini Malah Apes Kena Umpat
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim