Suara.com - Catcalling atau panggilan jahil yang tidak pantas dari lawan jenis saat melintas sering membuat korban merasa tidak nyaman.
Hal itu juga dialami oleh seorang cowok yang mengunggah curhatannya melalui akun Twitter @tanyakanrl.
Ia mengalami catcalling dari beberapa cewek saat cowok ini melewati sebuah rumah.
"Halo, aku cowok yang mengalami kejadian kurang mengenakkan semalam, tepatnya Kamis malam kira-kira pukul 23.00. Aku di catcalling oleh beberapa cewe di sebuah rumah dari lantai dua," curhatnya.
Ia keluar dari indekosnya untuk membeli kuota. Ia keluar memakai celana pendek selutut, sweater, dan mengenakan headset di telinga.
"Di perjalanan menuju counter pulsa yang melalui rumah para cewe ini, aku di-catcalling dengan kata-kata "fokus banget sama hpnya bang" "Sendiri aja?" "lirik sini dong". Di situ aku merasa ga nyaman dan memutuskan untuk menghiraukan mereka," lanjutnya.
Namun, saat perjalanan pulang menuju rumah indekosnya, cowok ini kembali mengalami kejadian yang membuatnya tidak nyaman lagi.
Bahkan, sejumlah cewek itu melontarkan kata-kata yang tidak senonoh.
"Di perjalanan balik menuju kosanku, aku di-catcalling lagi dengan kata-kata "eh abang tadi balik lagi", "kalau lewat lagi aku kasih nomor WA nih" dan satu orang cewek lainnya menyaut "cium aja ga sih" dia bilang," tulisnya.
Baca Juga: Niat Hati Dimasak Biar Empuk, Tampilan Ayam Rebus Ini Malah Diprotes Warganet: Dikremasi?
Cowok ini pun merasa heran mengapa dirinya di-catcalling oleh para cewek itu. Ia pun menjadi bertanya-tanya.
"Aku heran kenapa aku di-catcalling, apa karena aku menggunakan celana pendek? Atau karena aku lewat di depan rumah mereka?" ujarnya.
Kejadian tersebut membuatnya syok karena ia baru saja tinggal di daerah tersebut selama sebulan untuk merantau.
"Aku baru ngerantau 1 bulan di sini karena kuliah offline, di-catcalling seperti itu sedikit membuatku shock," pungkasnya.
Curhatan itu menjadi viral di Twitter. Cuitan itu mendapatkan lebih dari 35 ribu tanda suka dan lebih dari 2000 retweet.
Sontak, curhatan cowok ini langsung menuai beragam respons dari warganet.
Berita Terkait
-
Gegara Pawang Hujan, Erick Tohir dan Jokowi Kena Sentil Pendeta Gilbert: Jangan Kaget Bangsa Akan Terus Ada Darah
-
Vicky Prasetyo Tumbang, Publik Fokus Sorot Mata Tajam Azka: Tatapannya Penuh Dendam
-
Duh Pak! Mau Bantu Orang Kecelakaan sampai Lupa Istri, Auto Terjatuh, Warganet: Lemes 'Bestie'
-
Momen Pria Tua Vidcall Tunjukan Snack di Pinggir Jalan, Diduga untuk Anak Bikin Publik Terharu: Video Mengandung Bawang
-
Curhat Teman Sekamar Kos Mendadak Enggan Bicara sampai Tak Hargai Pendapat, Publik Berdebat
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
Terkini
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
Kenapa Pakai Cushion Malah Beruntusan dan Bagaimana Cara Mengatasinya?
-
Mobil Terlaris Toyota 2026 Januari hingga Juli, MPV Masih Jadi Raja
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Kepala SPPG Dinonaktifkan Imbas Puluhan Siswa Keracunan MBG di Dumai
-
Komdigi Pantau Pemulihan 200 BTS di Flores yang Diguncang Gempa 7,7
-
Instruksi Pimpinan DPR ke Legislator: Koordinasikan Bantuan dan Evakuasi Korban Gempa NTT
-
Kapan Waktu Terbaik Pakai Juva Wrinkle Warrior ZAP? Simak Panduannya Biar Wajah Kencang Awet Muda
-
Desa Les Buleleng Bali Menanam Masa Depan Lewat Konservasi Terumbu Karang
-
Cocok Ditonton Keluarga 9-10 Oktober, Drama Musikal Sirena Angkat Kisah Putri Duyung Terdampar