Suara.com - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Asrorun Ni'am Sholeh membagikan pengalamannya puasa di Madinah, Arab Saudi. Menurutnya, toko dibolehkan buka siang hari.
Sementara toko-toko di Madinah tutup pada pagi hingga sebelum Dhuhur. Hanya saja saat ini pertokoan belum pulih sepenuhnya karena masih banyak yang tutup.
Hanya beberapa yang buka bahkan sebagian baru mulai memajang barang dagangannya.
"Dari salah satu pedagang pakaian di kawasan Taiba Suites, diperoleh informasi kalau ia baru buka tiga hari yang lalu. Selama dua hari puasa, mereka menutup dagangannya pada pagi hingga sebelum dhuhur, baru setelahnya mereka berjualan, hingga pukul dua pagi," kata Asrorun melalui pesan singkat yang diterima di Jakarta, Senin.
Setiap Shalat Rawatib, seluruh toko tutup, untuk ikut berjamaah. Kabar baiknya, bagi yang suka berbelanja, saat Shalat Tarawih, toko-toko diperkenankan buka.
Bagi jamaah yang berkenan mengikuti pengajian dapat bergabung dengan majelis taklim yang dilaksanakan antara Ashar dan Maghrib di dalam Masjid Nabawi.
Ada kyai yang menyampaikan materi pengajaran keagamaan dalam bahasa Arab.
Bagi yang tidak mau ikut majelis taklim, untuk menunggu Maghrib, jamaah bisa mengaji Al Quran, atau ziarah ke makam Rasulullah SAW, ziarah ke makam Baqi, atau sekedar jalan menunggu Maghrib seperti menyaksikan ditutupnya payung raksasa usai Ashar jelang matahari tergelincir.
Payung raksasa sebagai pelindung jamaah dari terik matahari itu terbuka secara serentak di pagi hari, kurang lebih satu jam usai, saat matahari sudah muncul dari peraduan.
Baca Juga: Hari Kedua Puasa Ramadhan, Pabrik Triplek di Sergai Hangus Terbakar
Bagi yang akan berkunjung ke Raudhah, disarankan bisa waktu malam hari, sekitar dua jam usai tarawih, untuk menghindari antrian panjang.
Untuk jamaah perempuan, waktunya disediakan mulai waktu Dhuha hingga sebelum Dhuhur. Sementara, jelang Maghrib hingga Isya, waktu kunjung ke Raudhah dan ziarah ke Baginda Rasul SAW ditutup sementara.
Bagi para peziarah yang hendak menempuh perjalanan dari Mekah ke Madinah atau sebaliknya, bisa menggunakan moda kereta api dengan jarak tempuh relatif lebih cepat.
Jika biasanya mengendarai mobil butuh waktu lebih lima jam. Sementara dengan kereta api waktu yang dibutuhkan untuk perjalanan Mekah - Madinah hanya 2 jam 25 menit.
Kecepatan 300 km/jam. Perjalanan dari Mekah ke Madinah berhenti di dua stasiun, yaitu Jeddah (Bandara King Abdul aziz) dan stasiun pusat bisnis Rabigh.
Saat ini cuaca di Madinah normal seperti di Indonesia, namun udara kering, sehingga kulit bisa kering bersisik dan bibir bisa pecah-pecah. Disarankan untuk membawa tabir surya, pelembab, dan lip gloss, serta vitamin secukupnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Manfaat Rutin Baca Al Fatihah dan Puasa Weton Anak Menurut Ulama Gus Iqdam
-
Reuni Akbar! Krakatau dan Karimata Siap Manggung di JGTC Besok Malam
-
Jadwal Puasa Sunah Agustus 2026, Lengkap dengan Tanggal dan Bacaan Niatnya
-
Gabung Persebaya, Striker Timnas Ramadhan Sananta Kembali Asah Naluri
-
Jadwal Puasa Sunah Bulan Juli 2026, Catat Tanggal dan Bacaan Niatnya
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan