Suara.com - Meski bulan Ramadhan baru saja dimulai, namun publik sudah bertanya-tanya kapan idul Fitri 2022 akan tiba. Hal ini berangkat dari waktu mulai ibadah puasa yang berbeda antara warga Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama yang berselang satu hari.
Untuk tahu kapan Idul Fitri 2022, simak penjelasannya berikut ini. Perbedaan waktu memulai ibadah puasa atau waktu lebaran sendiri umum terjadi, karena cara penentuan waktu lebaran dan puasa. Setidaknya secara umum digunakan dua cara, yakni metode hisab dan metode rukyat.
Apa Maksudnya?
Metode hisab sendiri mendasarkan perhitungan secara matematis dan astronomis untuk menentukan kapan dimulainya bulan Ramadhan dan kapan hari raya Idul Fitri tiba. Cara ini memanfaatkan perhitungan posisi bulan yang ditentukan dari perhitungan teliti.
Sedangkan metode rukyat mendasarkan penentuan keduanya dengan mengamati visibilitas hilal atau bulan sabit saat matahari terbenam. Pengamatan dilakukan menjelang awal bulan di kalender Hijriah, dengan melihat apakah hilal sudah tampak di ketinggian minimal 2 derajat, jarak sudut matahri dan bulan 3 derajat, dan umur minimal 8 jam ijtimak.
Lalu Kapan Idul Fitri 2022 akan Tiba?
Jika melihat pada kalender nasional, hari raya Idul Fitri 2022 akan tiba pada tanggal 2 Mei 2022 mendatang. Tanggal yang tercantum pada kalender ini biasanya mengacu pada keputusan dan perhitungan cermat yang sudah dilakukan, meski kemudian dipastikan kembali dengan pengamatan hilal.
Lalu apakah perhitungan antara NU dan Muhammadiyah akan jatuh di hari yang sama?
Jika mengacu pada perhitungan yang sudah dilakukan, ternyata kedua organisasi umat muslim terbesar di Indonesia ini memiliki kecenderungan untuk hasil yang sama. Pada tanggal 2 Mei 2022, hari raya Idul Fitri akan jatuh dan dirayakan seluruh umat muslim.
Meski memiliki perbedaan waktu memulai ibadah puasa, namun kabar waktu yang sama dalam hari Idul Fitri ini tentu akan jadi kabar baik. Artinya, perayaan kemudian akan benar-benar meriah karena seluruh umat muslim bisa merayakannya bersama-sama di tanggal yang sama.
Itu tadi, sedikit informasi terkait dengan kapan Idul Fitri 2022 akan tiba. Jika tidak ada perubahan, maka tanggal 2 Mei 2022 akan jadi waktu seluruh umat muslim merayakan hari raya Idul Fitri 1443 Hijriah.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Gak Pakai Ribet! Di Jakarta Fair 2026 Bisa Belanja Sambil Bayar Pajak Kendaraan
-
Viral TNI Ikut Hadang Massa Mahasiswa saat Demo di Bundaran HI, Kapuspen: Atas Permintaan Polri
-
Bukan untuk Perang, Kenapa Komcad-TNI Dikerahkan Saat Demo Mahasiswa? Ini Kritik Tajam Koalisi Sipil
-
Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK
-
Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'