Suara.com - Kisah seorang wanita yang mengalami lika-liku dalam kehidupan rumah tangganya telah menjadi viral.
Menyadur dari situs ohbulan, wanita asal Malaysia ini menceritakan bahwa ia menyesal telah salah dalam memilih pasangan hidupnya.
Kisah pahitnya itu diceritakan melalui akun TikTok pribadinya. Dalam sebuah video, ia menceritakan bahwa ia mengenal suami hanya sebulan sebelum memutuskan untuk menikah.
"Kita baru kenal satu bulan. Saya setuju menikah karena dia tidak mengatakan apa-apa kepada saya, ada orang yang memperhatikan dan merawat saya, tetapi saya salah percaya pada cinta setelah menikah," curhatnya dikutip Suara.com, Kamis (7/4/2022).
Menurutnya, sang suami terlalu banyak membuat janji manis. Tak hanya itu, sang suami juga terlalu sering membandingkan dirinya dengan istri orang lain.
Bahkan, suami dari wanita ini juga meminta dirinya untuk membayar cicilan mobil setiap bulannya.
"Setelah menikah, tidak ada usaha darinya untuk merebut cinta dan hati saya. Bahkan, dia mengatakan kepada saa bahwa saya perlu bertindak untuk kebahagiaan saya," lanjutnya.
Tidak taat untuk melaksanakan salat
Selain itu, wanita ini juga mengaku terkejut bahwa suaminya tidak taat melaksanakan salat karena belum siap.
Baca Juga: Viral Haji Endang Bawa Uang Receh Nyaris Seberat 1 Ton untuk Beli Pajero Sport, Begini Ujungnya
Menurut pengakuannya, sang suami selalu memegang ponsel bahkan saat azan berkumandang. Ia juga tidak pernah melihat suaminya berdoa.
"Ponsel 24 jam di tangan bahkan di tengah azan. Saya belum pernah melihatnya berdoa bahkan satu doa. Saat ditanya, dia mengaku belum siap," cerita wanita itu.
Suaminya ternyata juga telah mengatakan bahwa ia sudah tidak cinta dengan wanita ini. Namun, sang suami menolak bercerai darinya.
Kendati suami menolak untuk bercerai, wanita ini tetap memutuskan untuk menceraikan suaminya demi kebahagiaannya.
"Insyaallah saya beruaha menguatkan diri selama proses perceraian ini. Dia tidak mau melepaskanku. Dia juga mengatakan tidak ada cinta dan perasaan itu untukku. Karena itu saya mengajukan gugatan cerai," cerita wanita ini dikutip dari ohbulan.
Berita Terkait
-
Malaysia Klaim Reog sebagai Warisan Budaya ke UNESCO, Seniman Reog Ponorogo: Malaysia Jangan Macam-macam
-
Viral Haji Endang Bawa Uang Receh Nyaris Seberat 1 Ton untuk Beli Pajero Sport, Begini Ujungnya
-
Viral Video Amatir Rekam Pria Khusyuk Salat Berjamaah Sambil Amati Gim Slot, Publik: Mangkel Aku
-
Viral Penjual Gorengan Penggoda Iman! Mirip Roger Danuarta dan Aktor Drakor Kang Tae Mo
-
Bukan Main! Gerombolan Remaja Putri Ini Perang Sarung di Jalanan, Publik: Buat Membasmi Klitih
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta
-
Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan
-
Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa