Suara.com - Pernyataan Wakil Presiden, Maruf Amin kembali menjadi sorotan. Kali ini ia meminta agar Umat Islam jangan menjadi orang yang memusingkan.
Pernyataan tersebut dinyatakan oleh Maruf Amin dalam tausiyah Ramadan di Masjid Raya Bairurrahman, Banda Aceh, Rabu malam (13/4/2022).
"Jangan sampai umat Islam itu menjadi orang yang 'musingin', yaitu orang-orang yang bikin pusing orang lain," ungkap Maruf Amin seperti yang dikutip dari Antara.
"Mari perbanyak ibadah dan bersedekah dalam bulan Ramadhan ini," tambahnya.
Dalam tausyiahnya, ia juga mengajak agar Umat Islam menggunakan momen Ramadan untuk memohon ampunan.
Pernyataan Maruf Amin tersebut nyatanya malah mengundang berbagai respons dari warganet.
"Yang bikin pusing itu pemerintah Pak, kenapa jadi masyarakatnya," komentar warganet.
"Justru yang musingin itu pemerintah," imbuh warganet lain.
"Kita udah pusing sama pemerintah pak, bapak tau enggak?" tulis warganet di kolom komentar.
Baca Juga: Respon Tuntutan Demonstran 11 April, Wapres Maruf Amin: Itu Bagian dari Demokrasi
"Kenapa up info ini siang-siang sih mau ngomel, tapi lagi puasa kite min," timpal lainnya.
"Pemerintah pak yang bikin rakyat pusing, enggak cuma umat Islam tapi semua umat pusing pak," balas warganet.
Sebelumnya, argumen Maruf Amin juga menuai kontroversi saat ia berbicara soal pangan dan menyatakan bahwa makan dua pisang saja sudah cukup tak perlu makan nasi.
Hal tersebut mengundang berbagai reaksi dari publik yang menyebut bahwa tak akan kenyang hanya makan dua pisang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat
-
Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar
-
Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK
-
Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga
-
Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan
-
Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi
-
Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla
-
Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo
-
Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut
-
Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target