Suara.com - Seorang perempuan diusir warga secara paksa lantaran persolan perselingkuhan.
Pada video yang beredar di media sosial, terlihat sejumlah warga menyoraki dan mengusir seorang perempuan dari kampung mereka.
Menurut unggahan akun Instagram @andreli_48, perempuan tersebut memiliki suami dan anak di kampung itu.
Namun demi kesenangannya sendiri, perempuan tersebut pergi dari rumah bersama pria lain, meninggalkan anak dan suami.
Setelah sekian lama pergi, perempuan tersebut datang kembali bersama laki-lakinya.
Ia datang bukan untuk anak atau suami. Perempuan tersebut datang karena meminta harta gono-gini.
"Keluarga dan warga yang sudah geram dengan seorang ibu yang meninggalkan anaknya demi kesenangan, akhirnya perempuan tersebut diusir paksa," tulis akun tersebut.
Hal yang membuat warga semakin marah, perempuan tersebut diduga datang sambil membawa preman.
Menurut keterangan, peristiwa tersebut terjadi di Kedawung, Banyuputih, Batang, Jawa Tengah.
Baca Juga: Nyesek! Kakek Tinggal di Gubuk Reyot Belasan Tahun Lamanya, Kondisinya Memprihatinkan
Video tersebut tentu mendapatkan berbagai respons dari warganet.
"Surga memang di bawah telapak kaki ibu, tapi ibu yang kayak gimana dulu kan," komentar warganet.
"Kirain cuma ada di sinetron," imbuh warganet lain.
"Warganya jos, mantap," tulis warganet di kolom komentar.
"Kirain pergi sama laki-laki yang lebih kaya ternyata malah kere," timpal lainnya.
"Gila sih kalau yang kayak gini," balas warganet.
Saat berita ini dibuat video tersebut telah ditonton ribuan kali dengan ratusan komentar dari warganet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT