5. Sierra Leone Leone
Merupakan negara yang terletak di Afrika. Negara ini termasuk negara termiskin. Yang kemudian menjadikan Sierra Leone ini sebagai negara dengan mata uang terlemah di dunia. Hal tersebut diakibatkan oleh beberapa hal seperti perang yang terjadi dan penyebaran virus COVID - 19 yang melanda negara ini.
Adapun kode mata uang Sierra Leone Leone adalah SLL. Apabila dikonversi 1 USD = 12.700 SLL.
6. Kip Laos
Merupakan salah satu mata uang yang jarang beredar di Asia Tenggara. Hal ini menyebabkan mata uang Kip Laos menjadi mata uang terendah di dunia dengan peringkat 6.
Adapun kode mata uang Kip Laos adalah LAK. Apabila dikonversi 1 USD = 12.760 LAK
7. Som Uzbekistan
Sebagai negara yang tidak terlalu kaya, menjadikan negara ini pada peringkat ke 7 negara dengan mata uang terlemah di dunia. Adapun kode mata uang Som Uzbekistan adalah UZS. Apabila dikonversi maka 1 USD = 11.160
8. Franc Guinea
Baca Juga: Penerbitan Mata uang Digital oleh BI Penting Agar Masyarakat Tak Beralih ke Kripto
Negara ini mempunyai tingkat kemiskinan yang bisa dibilang sangat tinggi. Negara ini pun merupakan salah satu negara termiskin di dunia. Adapun kode mata uang Franc Guinea adalah GNF. Apabila dikonversi maka 1 USD = 8.800 GNF.
9. Guarani Paraguay
Merupakan negara yang berada di Amerika Selatan. Negara ini juga merupakan salah satu negara miskin. Mata uang Guarani Paraguay ini menempati posisi kesembilan mata uang terlemah di dunia.
Adapun kode mata uang Guarani Paraguay adalah PYG. Apabila dikonversi maka 1 USD = 6.856,36 PYG
10. Riel Kamboja
Merupakan mata uang yang kurang populer di negara Kamboja. Karena penduduknya lebih suka melakukan pembayaran menggunakan dolar AS dan mata uang lain yang lebih kuat. Sehingga membuat Riel Kamboja ini semakin terdevaluasi.
Adapun kode mata uang Riel Kamboja adalah KHR. Apabila dikonversi maka 1 USD = 4.063 KHR.
Demikianlah ulasan mengenai 10 daftar mata uang terlemah di dunia. Indonesia menempati posisi keempat negara dengan mata uang terlemah di dunia. Semoga bermanfaat.
Kontributor : Agung Kurniawan
Berita Terkait
-
Penerbitan Mata uang Digital oleh BI Penting Agar Masyarakat Tak Beralih ke Kripto
-
Pekan Ini IHSG Anjlok 8,73 Persen, Kapitalisasi Pasar Bursa Merosot Jadi Rp 8,8 Triliun
-
Akhir Pekan Rupiah Catatkan Pelemahan Terburuk, Kini Dibanderol Rp14.619/Dolar AS
-
Selama Ramadhan dan Lebaran 2022, Peredaran Uang di Solo Raya Mencapai Rp5,6 Triliun
-
Kamis Sore, Rupiah Ditutup Loyo 44 Poin ke Posisi Rp14.598
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M
-
6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten
-
Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron
-
Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR
-
Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan
-
Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur