Suara.com - Ajang Formula E yang akan dihelat di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), Ancol, sudah di depan mata.
Formula E akan digerlar dua hari lagi, yakni pada Sabtu (4/6/2022). Ajang balapan yang sudah dekat, publik malah menyoroti Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Giring Ganesha.
Nama Giring menjadi salah satu trending topic di Twitter terkait dengan Formula E.
Dalam hal ini, publik mengingatkan aksi Giring yang blusukan hingga terperosok di sirkuit Formula E pada Januari lalu.
Hal ini yang membuat nama Giring menjadi perbincangan warganet menjelang ajang Formula E.
"Fomula E tinggal menghitung hari, hanya Giring cs yang menderita sepertinya," komentar warganet.
"Dulu di sini [sirkuit Formula E] tempat ngangon kambing, 54 hari kemudian jadi tempat berkumpulnya pembalap dunia," imbuh warganet lain.
"Apa kabar Saudaraku Giring? Datang ya ke Formula E kita ketemuan di sana jangan lupa bawa kambing biar lebih seru," tambah lainnya.
"Bos Formula E puji sirkuit Ancol, meng-giring makin garang terus garung (kapok), hati-hati gering," tulis warganet lain.
Baca Juga: Sejoli Curi Kucing Persia Viral, Sempat Dikejar Anjing
"Bangun bro @Giring_Ganesha, tanggal 4 udah dekat," timpal lainnya.
Blusukan Giring ke Sirkuit Formula E hingga Kejeblos
Pada Januari lalu, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Giring Ganesha melakukan sidak ke lokasi Formula E di Ancol.
Ia sampai kejeblos ke dalam lumpur saat sedang memberikan kritikan menohok kepada pemerintah provinsi DKI Jakarta.
Momen ini dibagikan di akun Twitter resmi milik Giring, @Giring_Ganesha_. Ia awalnya menunjukkan lahan yang akan dijadikan sirkuit Formula E.
"Tadi pagi sidak ke Lokasi Formula E. Ya, beginilah kiranya proyek uang rakyat 2,3 T itu. Pembangunan jalur balapan terlihat dihiasi lumpur yang 'mengisap'," cuit Giring seperti dikutip Suara.com, Kamis (6/1/2022).
"Tak ada pekerja, yang ada hanya kambing yang berbaris. Miris. Kejar tayang tinggal 5 bulan lagi dengan kondisi begini?" sambungnya.
Mantan vokalis Nidji ini menyoroti anggaran besar dengan waktu yang sangat mepet untuk membangun proyek Formula E. Ia pun tidak yakin sirkuit Formula E bisa diselesaikan dan berpotensi mencemarkan nama Indonesia.
Berita Terkait
-
RSUD Wonosari Panggil Unisa Yogyakarta dan Mahasiswi Pembuat Konten Bernada Melanggar Kode Etik Perawat
-
CEK FAKTA: Benarkah Cuitan Soal Pelajar SMA Gugur Ikuti Ujian Gara-gara Masturbasi di Depan Kelas?
-
Aksi Ibu-ibu Jalan Sambil Dorong Sepeda Motor Mondar-mandir SPBU, Diduga Demi Jualan Bensin Eceran Jadi Sorotan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT