Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG pada penutupan perdagangan awal pekan ini berakhir dalam zona merah, dimana IHSG anjlok 1,20 persen.
Mengutip data RTI, Senin (6/6/2022), IHSG berakhir melemah ke zona merah dengan ditutup turun 1,20 persen atau berkurang 86 basis point ke level 7.096.
IHSG bergerak dari batas bawah di level 7.056 hingga batas atas pada level 7.194 setelah dibuka pada level 7.163.
Investor melakukan transaksi senilai Rp14,9 triliun. Pada pasar reguler terjadi transaksi senilai Rp13,6 triliun.
Pada sisi investor asing, tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp3,2 triliun dan aksi jual sebesar Rp2,9 triliun. Sehingga investor asing tercatat beli bersih (net buy) sebesar Rp319,1 miliar.
Penurunan indeks dipengaruhi anjloknya sebagian besar sektor saham, sepeti saham sektor teknologi melemah 4,35 persen saham sektor bank 1,25 persen saham sektor industri 1 persen dan saham sektor energy 0,47 persen.
Sedangkan penguatan melanda saham kesehatan naik 1,64 persen dan saham sekot properti maupun realestat naik 0,73 persen.
Pada penutupan kali ini, 234 saham menguat, 301 terkoreksi, dan 162 lainnya stagnan.
Dalam perdagangan hari ini 2 saham berhasil auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Arkadia Digital Media Tbk (DIGI) naik 28 basis poin atau menguat 34,57 persen menjadi Rp109 dan PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk (BMSR) naik 135 basis poin atau menguat 24,55 persen menjadi Rp 685.
Baca Juga: Sambut Awal Pekan, IHSG Dibuka Melemah ke Posisi 7.163
Penguatan pesat juga melanda saham PT Yeloo Integra Datanet Tbk (YELO) naik 25 basis poin atau menguat 27,78 persen menjadi Rp 115, PT Tri Banyan Tirta Tbk (ALTO) menguat 48 basis poin atau menguat 23,53 persen menjadi Rp252, dan PT OBM Trichem Tbk (OBMD) naik 30 basis poin 25,58 persen menjadi Rp146.
Sedangkan penurunan dalam melanda saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI), PT Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk (ASHA), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk (SAMF).
Di sisi lain, Indeks LQ45 tercatat melemah 0,68 persen ke level 1.036. Sedangkan, JII turun 0,30 persen ke level 613.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan