Suara.com - Rahasimamonjy Lovanavalona Allison Candy merupakan satu-satunya mahasiswi Kriten UIN Jakarta yang berhasil menyelesaikan studinya. Ia berhasil lulus menjadi sarjana dari Program Studi Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam Negeri Jakarta (FISIP UIN Jakarta).
Candy menjadi satu-satunya wisudawati beragama Kristen yang berhasil menyelesaikan studinya dengan predikat cumlaude dengan IPK 3,65 dari UIN Jakarta yang notabene merupakan salah satu Perguruan Tinggi Keagaamaan Islam Negeri (PTKIN). Yuk simak fakta Rahasimamonjy Lovanavalona Allison Candy berikut ini.
Profil Rahasimamonjy Lovanavalona Allison Candy
Candy yang merupakan perempuan kelahiran Betafo, 5 Mei 1998 ini berasal dari Madagaskar, Afrika. Ia kuliah di UIN Jakarta lewat jalur seleksi Ujian Mandiri. Perkuliahan Candy tersebut dibiayai Program Darmasiswa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.
Diketahui, Darmasiswa adalah program beasiswa bagi siswa asing asal negara-negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia untuk belajar bahasa Indonesia, seni dan budaya di 54 universitas di Indonesia. Program tersebut didirikan pada 1974 yang merupakan bagian dari inisiatif ASEAN atau Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara.
Cerita Candy Jadi Wisudawan Terbaik Pemeluk Kristen di UIN Jakarta
Candy tidak merasa terasing walau mayoritas mahasiswa di kampusnya merupakan muslim. Sebagai mahasiswa asing, Candy belajar bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar perkuliahan dari kursus Pusat Pengembangan Bahasa (PPB) UIN Jakarta. Dari kursus dan latihan bersama teman, Candy pun terbiasa berbahasa Indonesia hingga fasih.
"Ya soal bahasa Indonesia saya peroleh dari kursus di Pusat Pengembangan Bahasa. Sekarang saya sudah bisa berbahasa Indonesia," kata Candy.
Tantangan Candy Belajar Bahasa Arab dan Islam
Diketahui Candy menempuh studi di prodi Hubungan Internasional FISIP UIN Jakarta. Dalam perkuliahannya, Candy belajar bahasa Arab dan Islam. Candy mengatakan bahasa Arab masih asing baginya karena di negara asalnya di Madagaskar, penduduknya menggunakan bahasa Perancis sebagai bahasa nasional. Meski begitu, Candy tetap berusaha belajar bahasa Arab seperti mahasiswa lainnya.
"Saya menganggap ini sebuah challenge (tantangan), di mana saya harus banyak belajar tentang Islam dan bahasa Arab," kata Candy dikutip dari laman uin.jkt.ac.id
Sementara itu untuk memperoleh gelar sarjana, Candy menyelesaikan skripsi dengan bahasa Inggris yang berjudul Indonesia Soft Power Diplomacy Toward Madagascar via Education and Cultural Exchange: Darmasiswa Scholarship Period 2016-2019.
"Ya, doa saya semoga UIN Jakarta terus maju dan berkembang agar menjadi perguruan tinggi terkenal," ujar Candy.
Itulah fakta Rahasimamonjy Lovanavalona Allison Candy yang jadi wisudawati Kristen terbaik FISIP UIN Jakarta.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Jadi Lulusan Terbaik FISIP UIN Jakarta, Mahasiswi Beragama Kristen Ini Ungkapkan Rasa Bangga Pencapaiannya
-
Wali Kota Gorontalo Marten A Taha Lulusan Terbaik pada Wisuda Periode IV Tahap 1 Unhas
-
Profil Guinandra Jatikusumo, Pria Lulusan Taruna Nusantara Calon Menantu Konglomerat Chairul Tanjung
-
7 Potret Arafah Rianti Wisuda, Sambutan di Podium Hingga Menangis
-
Madagaskar Dilanda Badai Batsirai, 20 Orang Tewas Dan 50.000 Mengungsi
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis