"Kami mengklarifikasi bahwa itu hanya konten, tidak membawa agama atau menyinggung sisi agama manapun,” katanya.
5. Dapat Kecaman dari Berbagai Pihak
Majelis Ulama Indonesia (MUI) menganggap aksi pria menikahi kambing di Gresik merupakan perbuatan haram, meski untuk konten.
Sebelumnya, Muhammadiyah dan NU juga sepakat mengecam aksi manusia menikah dengan kambing betina tersebut.
Ketua MUI Gresik, KH Mansoer Shodiq mengatakan, pria menikah dengan kambing merupakan perilaku menyimpang dan dosa besar.
6. Dapat Teguran dari NasDem
Partai NasDem Gresik menegur dua anggotanya yang terlibat ritual pria menikahi dengan kambing. Mereka adalah Nurhudi Didin Arianto dan Moh Nasir.
Sehari sebelum ritual itu, Nurhudi mengundang koleganya karena akan ngunduh mantu di padepokannya yang ternyata pernikahan antara manusia dengan kambing.
Sekretaris NasDem Gresik, Ainul Fuad mengatakan, pihaknya sudah menegur anggota yang terlibat dan meminta agar persoalan ini tak terulang di kemudian hari.
Baca Juga: Jenazah Eril Tiba Hari Ini, Masyarakat Bisa Ziarah Kubur Setelah Pemakaman oleh Keluarga
7. Pimpinan DPRD Turun Tangan
Pimpinan DPRD Gresik akhirnya turun tangan menyelisik keterlibatan anggota dewan dalam ritual pria menikah dengan kambing. Pasalnya, Ketua Badan Kehormatan (BK) Muhammad Nasir turut terlibat.
Tiga pimpinan dewan yakni Mujid Riduan dari Fraksi PDIP, Abdul Qodir Fraksi PKB, dan Ahmad Nurhamim dari Fraksi Partai Golkar sepakat mengambil alih terkait adanya kasus perkawinan manusia dengan kambing.
8. Kemenag Ikut Angkat Bicara
Terkait peristiwa itu, Sekretaris Ditjen (Sesditjen) Bimas Islam Kemenag M Fuad Nasar menilai bahwa tidak sepatutnya hal tersebut dilakukan. Ia berpesan agar masyarakat mampu menjaga sakralitas pernikahan.
“Hormati sakralitas lembaga pernikahan. Bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang agamis," kata Fuad dalam keterangan tertulis pada Jumat (10/6/2022).
"Maka ketika bicara pernikahan atau perkawinan dalam pikiran bawah sadar tentu yang dimaksud pernikahan menurut hukum agama atau kepercayaan masing-masing, tidak ada selain itu,” lanjutnya.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Jenazah Eril Tiba Hari Ini, Masyarakat Bisa Ziarah Kubur Setelah Pemakaman oleh Keluarga
-
Gresik United Rekrut I Gede Sukadana dan Imam Witoyo
-
Terpopuler: Penemu Jenazah Eril, Anggota DPRD Tangsel Pukul Wasit
-
Detik-detik Anggota DPRD Tangsel Pukul Wasit saat Tanding Sepakbola
-
Kronologi Anggota DPRD Tangsel Pukul Wasit Dalam Turnamen Pakujaya Cup
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng