Suara.com - Nasib orang memang tak ada yang tahu, seperti seorang pria yang banting stir jadi penjual es sari tebu.
Siapa sangka, berjualan di jalanan malah memberinya rezeki yang lebih berlimpah daripada saat menjadi pekerja kantoran.
Videonya viral di media sosial salah satunya diunggah oleh akun Instagram @infoanda.
Sempat Malu hingga Sakit
Pada video yang diunggah oleh akun Instagram @infoanda, seorang pria bernama Indra Eka Hermawan menyatakan bahwa sebelumnya dia adalah seorang karyawan di bank.
Namun dia kemudian keluar dari pekerjaannya dan memilih untuk menjadi penjual es sari tebu.
Indra menyatakan bahwa awal mula menjalani usaha sebagai penjual es sari tebu, dia sempat merasa malu.
Apalagi harus berjualan keliling sendiri mendorong gerobak. Sementara sebelumnya, dia bekerja ke kantor dengan pakaian yang rapi.
"Saya mendorong gerobak sampai keringat dingin setiap lewat rumah pada nanya, kok sekarang jualan kok sekarang jualan," ujar Indra.
Baca Juga: Panggung Hajatan Ini Bikin Leher Penonton Sakit, Warganet: Setinggi Harapan Orangtua
"Keringat dingin bahkan lucunya saya sampai sakit setelah dua hari jualan, mungkin batin saya tertekan, malu awalnya," imbuhnya.
Mulai Sukses Omzet Besar
Meskipun mengalami pasang surut, namun usaha tentu akan membuahkan hasil.
Indra akhirnya sukses menjual es sari tebu. Bahkan sampai ditanyai rekan kerjanya soal bisnis yang dia jalani tersebut.
"Saya kasih tahu omzet saya satu bulan untuk usaha di pinggir jalan seperti ini mencapai Rp 8,5 juta per bulan," ujar Indra.
"Bahkan di bulan puasa, omzet saya sampai ke 14 juta," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara