Suara.com - Demonstrasi besar-besaran di Sri Lanka menarik perhatian dunia. Video ribuan rakyat mendatangi kediaman Presiden Sri Lanka, Gotabaya Rajapaksa juga viral di media sosial.
Aksi demontrasi besar-besaran itu dilakukan oleh masyarakat Sri Lanka usai pemerintah mereka mengumumkan bahwa negara bangkrut total akibat utang negara.
Sebelumnya viral aksi rakyat yang masuk ke kediaman presiden dan malakukan berbagai hal, seperti berenang, mandi, menonton televisi, dan lain sebagainya.
Mereka juga menggeledah berbagai ruangan di kediaman presiden.
Terbaru, sebuah video menampilkan bahwa para pendemo menemukan tumpukan uang tunai di kediaman presiden mereka.
Videonya viral di media sosial salah satunya diunggah oleh akun Insatgram @majeliskopi08.
"Para pendemo ini menggeledah sejumlah ruangan, dari kamar pribadi, hingga dapur bahkan banyak pendemo yang berenang di kolam renang," tulis akun Instagram @majeliskopi08.
"Pendemo juga menemukan tumpukan uang tunai dari sebuah lemari penyimpanan," tambahnya.
Video penemuan tumpukan uang di kediaman Presiden Sri Lanka itu bisa disaksikan di sini.
Baca Juga: Terekam Curi Ponsel Tukang Cendol saat Tidur, Publik Bersuara: Doi Pasti Liat Postingan Ini
Presiden Akan Mundur
Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa berencana untuk mengundurkan diri, kata ketua dewan perwakilan rakyat negara itu, Sabtu (9/7/2022) waktu setempat.
Ketua DPR Mahinda Yapa Abeywardena mengatakan melalui video bahwa Rajapaksa sudah memberi tahunya bahwa sang presiden akan mengundurkan diri pada Rabu (13/7).
"Keputusan untuk mundur pada 13 Juli diambil untuk memastikan penyerahan kekuasaan secara damai," kata Abeywardena.
"Karena itu, saya meminta masyarakat untuk menghormati hukum serta menjaga perdamaian," ujarnya.
Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe juga mengatakan bahwa dirinya bersedia mengundurkan diri untuk memberi jalan bagi pembentukan pemerintahan yang melibatkan semua partai, kata kantornya, Sabtu petang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?
-
Noel Ngaku Dilarang Ungkap Partai K: Benernya Lidah Gue Mau Ngomongin Hari Ini
-
Prabowo Sentil Bogor Semrawut Banyak Spanduk, Wawako Jenal: 61 Baliho Sudah Kami Bongkar
-
Saksi Kasus Noel Ebenezer Ungkap Ada 4 Orang dari Kejagung Minta Duit Masing-masing Rp 1,5 Miliar
-
DJKI Perkenalkan Layanan Konsultasi Kekayaan Intelektual Melalui Video Call
-
Saksi Sidang Noel Akui Pernah Ditawari LC Oleh 'Sultan Kemnaker': Saya Tidak Tahu Sumber Duitnya
-
Singgung Kasus Pertamina, Eks Ketua MK Beberkan Persoalan Besar Penegakan Hukum