Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi melangsungkan kunjungan kerja ke China, Jepang dan Korea Selatan mulai 25 hingga 29 Juli 2022. Karena kondisi tersebut, Jokowi menugaskan Wakil Presiden Ma'ruf Amin untuk melaksanakan tugasnya sebagai presiden di Tanah Air.
Hal tersebut disampaikan Jokowi melalui Keputusan Presiden Nomor 14 Tahun 2022 tentang Penugasan Wakil Presiden Melaksanakan Tugas Presiden. Keppres diteken Jokowi pada Senin (25/7/2022).
"Menugaskan Wakil Presiden untuk melaksanakan tugas sehari-hari Presiden sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan selama Fresiden melaksanakan kunjungan kerja dan/atau kenegaraan ke Republik Rakyat Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan pada tanggal 25 sampai dengan 29 Juli 2022 atau sampai dengan tanggal tiba kembali di Tanah Air," demikian isi Keppres 14/2022 yang dikutip Suara.com, Rabu (27/7/2022).
Apabila dalam jangka waktu penugasan tersebut ada hal yang perlu segera ditetapkan suatu kebijakan baru, maka Ma'ruf sebagai pelaksana tugas presiden wajib terlebih dahulu berkonsultasi dan meminta persetujuan presiden.
"Setelah presiden berada kembali di Tanah Air, penugasan berakhir dan Wakil Presiden segera melaporkan pelaksanaan tersebut kepada Presiden," tulisnya.
Keputusan tersebut berdasarkan Pasal 4 Ayat 1 Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan (Lembaran Negara RI Tahun 2014 Nomor 292, Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 5601).
Jokowi Kunker ke Tiga Negara
Jokowi akan menjalani kunjungan kerja (kunker) ke tiga negara mulai Selasa (26/7/2022). Adapun ia dijadwalkan akan berangkat pada Senin (25/7/2022).
Tiga negara yang dimaksud yakni China, Jepang dan Korea Selatan. Menurut jadwal, Jokowi akan menjalani kunker hingga Kamis (28/7/2022).
Baca Juga: Video Hotma Sitompul Bocorkan Raffi Ahmad Sentuh Semua Mantan Kecuali Gigi, Ditonton Jutaan Kali
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menjelaskan kalau negara pertama yang bakal dikunjungi Jokowi ialah China. Kepala Negara akan tiba di Beijing pada 26 juli 2022,
Di sana ia bertemu Perdana Menteri China Li Keqiang dan Pesiden China Xi Jinping.
Retno menyebut dalam kunjungan tersebut, Jokowi akan fokus membahas penguatan kerja sama ekonomi.
"Khususnya perdagangan dan investasi," kata Retno, Kamis (21/7/2022).
Setelah dari Beijing, Jokowi melanjutkan perjalanannya ke Jepang pada Rabu (27/7/2022). Di sana ia bakal bertemu Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida dan kalangan bisnis di Tokyo.
Retno menjelaskan kalau Jepang telah menjadi mitra ekonomi tradisional Indonesia dengan nilai perdagangan bilateral mencapai lebih dari USD 32 miliar. Investasi Jepang di Indonesia mencapai USD 2,26 miliar pada 2021.
Menutup rangkaian kunkernya, Jokowi akan menemui Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol dan kalangan bisnis di Seoul.
Korea Selatan merupakan mitra penting Indonesia di bidang ekonomi dengan nilai perdagangan kedua negara tahun lalu mencapai USD 18,41 miliar.
"Sementara investasi Korea Selatan di Indonesia terus bertumbuh dengan pesat, dan pada tahun 2021 mencapai USD 1,64 miliar," kata Retno.
Berita Terkait
-
Presiden Jokowi Bahas Akses Pasar CPO Hingga Produk Turunan Porang dengan Pemerintah China
-
Maruf Amin Minta MUI Tak Ikut Tentukan Capres Dan Cawapres : Nanti Itu Partai Politik
-
Kader PPP Kirim Surat ke Presiden Desak Copot Jabatan Ketum PPP
-
Roy Suryo Tak Ditahan Usai Ditetapkan Jadi Tersangka, Polisi: Tunggu Pemeriksaan Lanjutan
-
Momen Jamuan Minum Teh Bersama Iriana Jokowi, Madam Peng Liyuan Sampaikan Keinginan Ini
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Dosen UGM Soroti Ketua BEM UBK Kena Suap: Cara Busuk Pertahankan Kekuasaan
-
Perlu Diinvestigasi, Polri Didesak Ungkap Aktor Intelektual di Balik Suap BEM FH UBK
-
Guyon Prabowo Usai Bilang Endasmu di Depan Petani: Nanti Gue Dihajar Lagi, Emang Gue Pikirin!
-
Siasat Licik Taufik Hidayat: Klaim Yuvita Kecelakaan, Padahal Disiksa Sadis Bertahun-tahun!
-
Immanuel Ebenezer 'Noel' Resmi Dijebloskan ke Lapas Sukamiskin, Jalani Vonis 4,5 Tahun
-
Tegaskan Program Tetap Lanjut, Pemerintah Buka Suara soal Kematian Dua Calon Pengelola Kopdes
-
Tak Hanya Yuvita! Korban Lain Taufik Hidayat Mulai Bicara di Medsos, Polda Jabar Buru Jejak Sadisnya
-
Stella Christie Dorong Mahasiswa dan Dosen RI Manfaatkan Beasiswa ke China
-
Kasus YTR di Bandung Ungkap Bahaya Kekerasan dalam Pacaran yang Kerap Tak Disadari
-
Kasus Video JK: Pelapor Ade Armando dan Abu Janda Kecewa Laporannya Dilempar ke Polda Metro