Insiden kebakaran di Tambora, Jakarta Barat yang terjadi pada Senin (1/8/2022) ini menghanguskan lima rumah warga.
Kebakaran yang menghanguskan 5 rumah ini menyebabkan kerugian bagi masyarakat terdampak. Sebanyak 18 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk menjinakkan api. Berikut ini fakta kebakaran di Tambora, Jakarta Barat:
1. Penyebab Diduga karena Korsleting Kabel
Kebakaran yang menghanguskan rumah warga tersebut diduga terjadi pada 11.30 WIB. Hal ini sesuai dengan pernyataan Ketua RT 003/007 yang bernama Ujang yang berusia 63 tahun.
Ujang mengatakan bahwa kebakaran ini terjadi ketika kabel di tiang listrik korslet dan menyambar rumah warga.
“Listrik sambungan di atas. Dari bawah udah langsung konslet jadi dia nyala apinya nyamber,” kata ujang.
Percikan api kemudian menyambar ke bagian tembok rumah. Akibatnya, 5 rumah hangus terbakar.
2. Tidak Ada Korban Jiwa
Petugas pemadam kebakaran segera datang dan memadamkan api yang menyambar rumah warga. Api diketahui mulai padam sekitar pukul 13.00 WIB.
Baca Juga: Aksi Damkar Selamatkan Bocah yang Jarinya Masuk Lubang Botol Bikin Ngilu
Ujang menegaskan tidak ada korban jiwa atas peristiwa ini. Pihaknya juga mengevakuasi warga yang tinggal karena stroke.
“Di sini (Rt 03) ini ada yang sakit stroke buru-buru diangkat. Udah dievakuasi semua,” jelasnya.
3. 18 Unit Mobil Kebakaran Dikerahkan
Kasie Ops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat, Syarifudin mengatakan terdapat 18 kendaraan berupa mobil yang terjun untuk memadamkan api.
“14 dari Jakarta Barat, dari Dinas 2, dari Sudin Pusat 2 unit,” kata Syarifudin. Sebelum mobil pemadam kebakaran datang, warga berusaha memadamkan api secara mandiri.
4. Ada Korban Luka Bakar
Meskipun tidak ada korban jiwa, ada korban luka bakar karena ia mencoba memadamkan api sendiri sebelum petugas pemadam kebakaran datang.
“Cuma luka ringan. Kena percikan, korban bernama Supeno (63) selaku pemilik rumah. Namun saat ini korban sudah dalam penanganan,” kata Ujang.
Demikian fakta kebakaran di Tambora, Jakarta Barat. Sebanyak 5 rumah terbakar karena api cepat menyambar dan merembet ke daerah setempat. Kerugian materiil belum dapat dipastikan nilainya.
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Berita Terkait
-
Beredar Video Kebakaran Hotel Cosmo Umbulharjo, Diduga karena Evakuasi Sarang Tawon
-
Rumah di Kampung Jawa Bogor Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
-
Aksi Damkar Selamatkan Bocah yang Jarinya Masuk Lubang Botol Bikin Ngilu
-
Kebaran di Tambora 1 Warga Luka Bakar dan 18 Unit Damkar Dikerahkan
-
1 Orang Luka Akibat Kebakaran di Tambora, Petugas: Kena Percikan Api
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik