Suara.com - Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), langsung mempersiapkan mesin politiknya menyongsong Pemilu 2024 usai melakukan pendaftaran peserta pemilu ke KPU beberapa waktu lalu.
Selama tiga hari dua malam, AHY mengumpulkan jajaran pimpinan dan pengurus Partai Demokrat dari seluruh Indonesia di Kawasan Puncak, Bogor. Konsolidasi ini sendiri berlangsung dari Jumat hingga Minggu, 5-7 Agustus 2022.
Dalam konsolidasi tersebut, AHY menginstruksikan kepada para jajaran pimpinan Partai dan terutama kepada 34 ketua DPD Partai Demokrat di tingkat provinsi, untuk menghidupkan mesin politik dan memperkuat sumber daya manusia Partai Demokrat.
"Pemilu 2024 sudah semakin dekat, konsolidasi internal sudah kita tuntaskan, dan kini saatnya kita melaju kencang menuju Pemilu 2024 dengan semangat baru dan tenaga baru. Mari kita semua fokus menatap ke depan dan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk bisa meraih kemenangan di Pemilu 2024," kata AHY dalam keterangannya, Senin (8/8/2022).
AHY menyampaikan, sumber daya manusia merupakan elemen penting dalam pencapaian tujuan organisasi. Untuk itu, AHY meminta jajaran pimpinan Partai Demokrat di tingkat Pusat dan 34 ketua DPD dari seluruh Indonesia secara terus-menerus memperkuat SDM dari berbagai tingkatan.
"Di tengah upaya melakukan kerja-kerja nyata dan bermanfaat untuk rakyat, para pimpinan dan ketua-ketua DPD Partai Demokrat harus selalu memberikan perhatian pada upaya peningkatan kapabilitas dan kapasitas sumber daya manusia Partai di daerahnya masing-masing," tuturnya.
Lebih lanjut, putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini mengatakan, tantangan ke depan akan semakin kompleks. Sehingga ia mengingatkan agar kader-kadernya dipersiapkan menghadapi hal tersebut.
"AHY juga mengingatkan jajaran pimpinan pengurus Partai Demokrat di tingkat pusat dan para ketua DPD Partai Demokrat dari 34 Provinsi, agar memegang teguh komitmen Partai Demokrat untuk menyuarakan terus apa yang menjadi persoalan dan keluhan masyarakat hari ini. Demokrat harus selalu bersama dengan rakyat. Karena harapan rakyat, adalah perjuangan Demokrat," tandasnya.
Untuk diketahui, pertemuan bertajuk Leader’s Retreat Partai Demokrat tersebut dihadiri Majelis Tinggi, Dewan Kehormatan, Dewan Pertimbangan, Mahkamah Partai, para pengurus inti partai tingkat Pusat, dan juga Ketua DPD dari 34 Provinsi di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Demokrat Sering Colek PKS dan Nasdem, AHY: Chemistry Semakin Terbangun
Berita Terkait
-
Hari Ini Gerindra-PKB 'Long March' ke Kantor KPU
-
Cek! Ini 9 Partai Diumumkan Verifikasi Adminitrasi Lengkap oleh KPU
-
Waspada Politik Identitas Jelang Pemilu 2024, Kapolri Listyo Sigit Prabowo Himbau Hal Ini
-
Dua Partai Non Parlemen Daftar ke KPU Senin Siang, Disusul PKB-Gerindra Sore Harinya
-
Anis Matta: Mudah-mudahan Tidak Ada Korban Jiwa Pada Pemilu 2024
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan