Suara.com - Pembakaran sampah menjadi pemicu kebakaran pada lapak pemulung yang terjadi Jumat dini hari di Jl. Casablanca Raya RT 09 RW 10, Menteng Dalam, Tebet. Hal itu dikatakan oleh Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan.
Awalnya, ada seorang warga yang membakar sampah pada pukul 01.00 WIB dini hari dan ditinggal tidur sampai 02.45 WIB hingga menyambar lapak pemulung.
"Ada warga bakar sampah pada pukul 01.00 WIB ditinggal tidur sampai 02.45 WIB api membesar menyambar lapak," kata Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Sartono dalam keterangan tertulis, Jumat (12/8/2022).
Pihaknya mendapatkan laporan dari warga yang datang ke Pos Casablanca. Menurut Sartono, kejadian tersebut terjadi pada pukul 03.00 WIB dini hari di lapak pemulung.
Pemadaman kebakaran berlangsung selama kurang lebih dua jam dan selesai pada pukul 05.45 WIB.
Pada awalnya, Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan mengerahkan lima unit dan 20 personel pemadam kebakaran. Kemudian menjadi tujuh unit dengan 35 personel.
Luas area lapak pemulung yang terbakar yakni 300 meter persegi.
Sedangkan untuk taksiran kerugiannya bisa mencapai kurang lebih Rp 500 juta. Adapun sebanyak 15 Kartu Keluarga atau 40 jiwa terkena dampak kebakaran tersebut.
"Nihil. Tidak ada korban," tuturnya. [ANTARA]
Baca Juga: Gudang Limbah Pabrik di Sukabumi Terbakar, Tiga Unit Mobil Damkar Dikerahkan
Berita Terkait
-
Gudang Limbah Pabrik di Sukabumi Terbakar, Tiga Unit Mobil Damkar Dikerahkan
-
Gudang Karung di Padang Ludes Terbakar Gara-gara Api Tumpukan Sampah, Kerugian Ratusan Juta
-
Kebakaran Pom Mini di Banyuwangi, Korban Rugi Puluhan Juta Rupiah
-
Rumah Seorang Habib Ludes Terbakar di Sungai Paring Martapura
-
Karhutla Terjadi di Bukit Sinduk Perbatasan RI-Malaysia, Tim Gabungan Langsung Padamkan
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan
-
Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri
-
JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah
-
Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot
-
BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek
-
Ketika Sensasi Berburu Hadiah Instan Jadi Daya Tarik Baru Konsumen
-
Sasar Hotel Hingga Kosan, Pemkab Bogor Wajibkan Pemilik Laporkan Indikasi Penyimpangan Seksual