Suara.com - Beredar di media sosial video rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi seorang pemuda tiba-tiba memukul seorang muazin ataupun orang yang sedang menyerukan azan.
Video yang merekam kejadian tersebut kemudian diunggah oleh akun Instagram @terang_media pada Sabtu (13/08/22).
Menurut keterangan dari akun pengunggah video, kejadian tersebut terjadi di Masjid Ar Rahman yang berlokasi di Sorong Selatan, Papua Barat.
Kejadian tersebut terjadi pada pagi hari ketika waktu Subuh.
"Seorang pemuda terekam kamera CCTV masuk ke dalam masjid dan memukul seorang bapak yang sedang melakukan azan subuh," keterangan yang ditulis akun pengunggah video.
Dalam video singkat yang diunggah, tampak seorang pria paruh baya yang berdiri di depan mikrofon masjid sedang melantunkan azan.
Tiba-tiba datang seorang pemuda berkaus hitam berjalan masuk ke dalam masjid.
Pria tersebut ternyata berjalan ke arah pria paruh baya yang sedang melantunkan azan Subuh tersebut.
Tidak diduga, setelah berada pas di belakang pria paruh baya, pelaku langsung memukul wajah korban.
Baca Juga: Ini Tampang Pelaku Jambret Wanita di Tangerang Hingga Jatuh dari Motor
Pria paruh baya tersebut pun langsung berlari menjauh dari seseorang yang telah memukulnya.
Hingga saat ini, video yang merekam insiden pemukulan terhadap seorang muazin tersebut telah ditayangkan lebih dari 2,5 ribu kali.
Video ini juga banjir puluhan komentar dari warganet. Warganet berharap agar kasus ini diusut oleh pihak berwajib dan pelaku pemukulan dapat segera ditangkap.
"Semoga diusut," ujar warganet.
"Ini kah toleransi? Yang begini nggak ditindak lanjut parah sih," ungkap warganet.
"Ya Allah kasihan. Bapaknya pasti kaget," kata warganet.
"Pasti dibilang ODGJ," terang warganet.
"Paling juga nanti dikata ODGJ," tambah warganet.
"Mau ODGJ atau bukan, cari sampai ketemu manusia model gini," komentar lain warganet.
Berita Terkait
-
Ini Tampang Pelaku Jambret Wanita di Tangerang Hingga Jatuh dari Motor
-
Siang Bolong Rampas Kalung Nenek-nenek, Netizen Doakan Pejambret Kena Azab
-
Kejari Bantul Gandeng Panti Hafara untuk Rehabilitasi Korban Narkotika
-
Terbukti Tahan Banting, Ini Peran UMKM Mendukung Ketahanan Pangan Nasional
-
Viral Dugaan Penipuan Lowongan Kerja di Depok, Ibu-ibu sampai Nangis Minta Uang Rp3,5 Juta Dikembalikan
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga
-
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti
-
BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial