Suara.com - Pemprov DKI Jakarta hingga saat ini telah memiliki jalur khusus sepeda sepanjang 309,5 kilometer. Pembangunan gencar dilakukan untuk mendukung kesehatan masyarakat dan mengurangi polusi udara.
"Total saat ini sudah ada 114,5 kilometer dan tahun ini kami tambah 195 kilometer," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo di Jakarta, Rabu (31/8/2022).
Syafrin menjelaskan pembangunan jalur sepeda sepanjang 195 kilometer (km) itu ada di 20 lokasi di Jakarta dengan perkiraan anggaran mencapai sekitar Rp119 miliar.
Penambahan jalur sepeda di Ibu Kota, kata dia, ikut mendongkrak jumlah pesepeda.
Berdasarkan data Dinas Perhubungan DKI, pada 2005 jumlah pesepeda per hari hanya mencapai sekitar 47 orang.
Saat ini, seiring penambahan jalur sepeda dan kampanye kepada masyarakat, jumlah pesepeda diperkirakan mencapai sekitar 3.000 orang per hari. Bahkan penghitungan pada Agustus 2022 mencapai sekitar 4.000 pesepeda per hari.
Untuk mengoptimalkan pemanfaatan jalur sepeda, Dishub DKI sebelumnya mengeluarkan instruksi kepada pegawai instansi tersebut wajib menggunakan sepeda ke kantor setiap hari Jumat.
Pihaknya menyiapkan sanksi apabila tidak diikuti pegawai Dinas Perhubungan DKI.
"Tentu ini ada sanksi, karena ini instruksi dan ada disiplin pegawai," katanya.
Apabila pegawai tidak memiliki sepeda, kata dia, pegawai Dishub DKI bisa menyewa sepeda yang saat ini tersedia di sejumlah titik termasuk di sekitar stasiun dan halte, khususnya bagi pegawai yang melanjutkan perjalanan setelah menggunakan angkutan massal.
"Harapannya instansi lain di lingkungan pemprov itu juga melakukan hal yang sama," kata Syafrin.
Adapun penambahan jalur sepeda hingga akhir 2022 rencananya tersebar di 20 lokasi ruas jalan, yakni:
- Prof Dr Satrio sepanjang 5,3 km
- DI Panjaitan-Yos Sudarso: 22,1 km
- Gambir-Cikini-Rasuna: 13,2 km
- Tugu Tani-Simpang Senen: 2,1 km
- Simpang Senen-Salemba Raya: 4,8 km
- Otto Iskandar Dinata: 4,4 km
- MT Haryono-Palmerah: 15,4 km
- Dr Sahardjo-Dr Supomo: 8,4 km
- Kebayoran Baru Extension: 8,7 km
- Pattimura-Iskandarsyah Raya: 3,7 km
- Pejompongan Galunggung: 10,6 km
- Perintis Kemerdekaan-Simpang Senen: 25,5 km
- S Parman: 8,5 km
- Juanda-Pecenongan: 8,5 km
- Suryopranoto-Pos: 5,8 km
- Simpang Rasuna-Ragunan: 12,1 km
- I Gusti Ngurah Rai: 12,8 km
- Dewi Sartika: 9,4 km
- KH Mas Mansyur: 8,7 km
- Suryopranoto-Pos: 5,6 km. (Antara)
Berita Terkait
-
Terpopuler: Santri Tewas Dikeroyok hingga Diinjak-injak Senior, DPRD DKI Jakarta Proses Pemberhentian Gubernur
-
Pemprov DKI Tawarkan 15 Proyek Infrastruktur ke Investor JIF
-
DPRD Berencana Bentuk Pansus Kepegawaian Terkait Isu Jual Beli Jabatan di Pemprov DKI
-
Isu Jual Beli Jabatan di Pemprov DKI, Ketua DPRD: Ada yang Tidak Layak Hingga Kena Sanksi Jadi Pejabat
-
Ditanya Soal Isu Jual Beli Jabatan di Pemprov DKI, Anies Baswedan Bungkam Malah Asyik Selfie dengan Warga
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan