Suara.com - Beredar luas video seorang wanita yang menyuapi makanan anak perempuan secara kasar sampai menjejalkan ke mulutnya tengah viral.
Klip yang diunggah kembali oleh akun @video_medsos di jejaring media sosial Instagram itu memperlihatkan seorang bocah perempuan berbaju biru muda.
Anak perempuan itu duduk di lantai berhadapan dengan seorang wanita yang diyakini ibunya.
Sejak detik pertama video, si ibu menyuapi makanan dari mangkok baskom ke mulut anak tersebut begitu kasar.
Sampai-sampai, kepala anak perempuan itu tertekan ke belakang.
Si anak pun hanya pasrah mendapatkan perlakuan demikian dan terus mengunyah makanan.
Perlakuan kasar sang ibu saat menyuapi anak perempuan berambut coklat itu terjadi berulang kali.
Ibu itu bahkan sampai mendorong wajah anaknya ketika membersihkan sisa-sisa makanan yang tertinggal di sekitar mulut.
Saat pipi itu anak masih penuh dan mengunyah, si ibu tetap menjejalkan makan ke mulut mungil bocah perempuan tersebut.
Baca Juga: Perjuangan Nathalie Holscher Jadi Ibu Tunggal sampai Naik Ojol, Pesan Adiknya Bikin Terharu
Makanan dalam suapan pun terbilang begitu banyak hingga terlihat menggunung di tangan si ibu.
Sayangnya, tidak ada keterangan lebih lanjut mengenai detail kejadian tersebut.
Video berdurasikan 1 menit itu seketika ramai mencuri atensi warganet. Kolom komentar penuh dengan kecaman dan kekesalan warganet atas aksi si ibu.
"Tunggu lo tua terus si anak sudah dewasa gantian nanti si anak suapin lo pakai sekop pasir," tulis @anc***.
"Kayak ngasih makan bebek," imbuh @fari***.
"Gila ini emaknya, demi konten biar viral ya? Sampai nggak mikirin mental anaknya gimana, itu anakmu lagi ngunyah lo belum sempat nelan malah disuapin lagi. Nanti keselek, sesak nafas, panik kau!!!" ungkap @pute***.
"Emak-emak sakit ini," komentar @fah***.
"Jangan jahat sama anak. Karena tuanya kita butuh anak untuk menguru kita, yang baik-baik aja," tutur @leno***.
Saat artikel ini disusun, unggahan telah ditonton lebih dari 22,4 ribu kali tayangan dan 214 komentar.
Berita Terkait
-
Baim Wong Cari Alamat Anak SD yang Viral Gegara Rambutnya Banyak Kutu, Netizen Beri Peringatan: Jangan Jadi Konten!
-
Salahkan Gunakan Wewenang, Kanit Reskrim Polsek Penjaringan dan Anak Buah Diperiksa Propam Mabes Polri
-
Kecelakaan Maut di Bekasi Tewaskan 7 Anak SD, Ridwan Kamil ke Bos Perusahaan Besar: Kelayakan Truk Harus Diperhatikan!
-
4 Mainan Edukasi Untuk Anak, Nomor 3 Akan Mengingatkanmu Pada Masa Kecil
-
Ini Alasan Meghan Markle Ogah Bagikan Foto Anak ke Publik
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Biodiesel B50 Segera Diterapkan, Pakar Ungkap Efeknya di Mobil Tua
-
4 Terdakwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Banding, Amnesty Khawatir Barang Bukti Dimusnahkan
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi ITDC di Proyek Mandalika
-
Kasus Ijazah Jokowi: Mengapa Roy Suryo dan dr Tifa Tak Pilih Damai?
-
DPRD DKI Fokuskan Pemenuhan Infrastruktur Dasar Publik
-
Antrean 1.000 Pencari Kerja di Malaysia Jadi Alarm, Indonesia Terancam Hadapi Situasi Serupa!
-
Revisi Aturan Outsourcing, Wamenaker Jamin Tak Ganggu Iklim Investasi
-
Mahasiswa Kembali Geruduk DPR, Tuntut Evaluasi Total Kabinet Merah Putih
-
Bantah Ada Operasi Politik Tekan PDIP, PKB: Kami Bukan Koordinator Koalisi!
-
Dari Ulat di Sayuran hingga Korupsi, Warga Ini Tetap Kukuh MBG Harus Jalan