Suara.com - Beredar potongan video amatir saat demo tolak kenaikan BBM yang berakhir ricuh di depan kampus UNM, Makassar pada Senin (05/09/2022) tengah menjadi sorotan.
Pasalnya, seorang oknum pria yang masuk di dalam barikade tameng yang bertuliskan polisi diduga memanahkan busur ke massa demo.
Hal itu diketahui dari unggahan video akun @majeliskopi08 di jejaring media sosial Instagram.
Dalam rekaman video ditunjukkan sejumlah orang yang membuat barikade dengan tameng yang bertuliskan polisi.
Barikade tersebut tampaknya mendapatkan amukan massa hingga dilempari batu berulang kali ke arah mereka.
Tak lama setelahnya, ada seseorang pria dari dalam barikade tameng keluar sekejap dan masuk kembali.
Oknum pria tersebut diduga oleh keterangan bahwa dia memanahkan busur.
"Video ini ramai diperbincangkan ketika dari seseorang dalam barikade dengan tameng bertuliskan polisi terlihat melakukan dugaan aksi seperti pembusuran kemudian kembali masuk kedalam barikade," tulis keterangan dikutip Suara.com, Rabu (07/09/2022).
Aksi tersebut dilakukan secara kilat sehingga tak tampak jelas.
Baca Juga: Demo Kenaikan BBM vs Ulang Tahun Puan Maharani
Meskipun demikian, video yang diunggah tak begitu terlihat jelas. Sehingga belum dapat dipastikan apakah oknum tersebut benar-benar memanahkan busur atau tidak.
Tayangan itu seketika ramai dibanjiri beragam tanggapan di kolom komentar oleh warganet.
"Kok gitu sih, maksutnya apa. Kelakuan jangan kayak gitu ya," tulis @herd***.
"Kalau main curang terus gimana mau dipercaya sama masyarakat, giliran rusuh masyarakat yang disalahin," imbuh @one****.
"Wakil rakyat pada kemana?" komentar @tri****.
"Kenaikan BBM yang sangat memberatkan," timpal @yoni***.
Dikabarkan pihak berwajib sudah mengantongi video tersebut dan tengah dalam penyelidikan. Hingga artikel ini tayang, belum diketahui keterangan atau penjelasan lebih lanjut mengenai potongan video amatir yang viral tersebut.
Berita Terkait
-
Demo Kenaikan BBM vs Ulang Tahun Puan Maharani
-
Di Saat Demo Besar di DPR, Puan Maharani Rayakan Ulang Tahun, Ini Kata Warganet
-
Polda Metro Apresiasi Massa Aksi Demo Tolak Kenaikan Harga BBM yang Berjalan dengan Aman dan Tertib
-
Lusa Istana Negara Digeruduk BEM SI, Demo Tolak Harga BBM Naik
-
Hari Ini Demo Tolak Kenaikan Harga BBM Subsidi Digelar Mahasiswa Sejumlah Daerah di Jatim, Ada yang Ricuh
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga