Suara.com - Tidak terasa sudah hari Jumat dan besok akhir pekan.
Sejumlah berita-berita utama telah kami rangkum untuk Anda dalam Dunia Hari Ini.
Ini alasan Australia larang bawa daging olahan
Mulai Rabu kemarin, Australia melarang membawa produk daging bagi pengunjung dari luar negeri, atau mengirimkan produk daging lewat layanan pos.
Larangan ini diberlakukan kepada warga dari 70 negara, termasuk Indonesia, karena penyakit mulut dan kuku.
"Kenyataannya, dalam masyarakat beragam budaya seperti kita di Australia, ada beberapa komunitas yang mengonsumsi produk olahan sosis, atau abon, dan sejenisnya," kata Murray Watt, Menteri Pertanian Australia.
Dendanya juga tidak tanggung-tanggung, yakni bisa mencapai AU$2.600, atau lebih dari Rp26 juta.
Sidang perdana kasus korupsi Rp104 Triliun
Kalau kemarin kita baca informasi soal para napi koruptor yang bebas bersyarat, hari ini akan digelar sidang perdana untuk Surya Darmadi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.
Bos PT Duta Palma Group ini terjerat dugaan kasus korupsi penyerobotan kawasan hutan di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau.
Bersama mantan Bupati Indragiri Hulu, Raja Thamsir Rachman, Surya diduga berkongkalikong membuat kesepakatan menerbitkan, mempermudah, dan memuluskan perizinan kegiatan budidaya perkebunan kelapa sawit dan pengolahannya yang melawan hukum.
Baca Juga: Polisi Khawatir Makin Banyak Gadis Muda Australia Dijual untuk Dinikahkan
Kejaksaan Agung menyebut, akibat perbuatan keduanya, negara mengalami kerugian total sebesar Rp104 triliun.
Vaksinasi COVID-19 tanpa jarum suntik
India dan China akan pendekatan baru untuk melakukan vaksinasi, tanpa harus pakai jarum suntik.
Lantas bagaimana caranya? Di India bisa dilakukan lewat tetes lewat hidung, sementara di China, vaksin diberikan dengan cara dihirup di mulut.
Menteri Kesehatan India berharap vaksinasi tetes hidung nantinya bisa membantu dua per tiga warganya mendapatkan 'booster'.
Sementara di China, vaksin COVID-19 yang dihirup adalah vaksin yang diubah ke dalam bentuk aerosol.
Ancaman Presiden Putin ke negara barat
Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengancam akan sepenuhnya memotong pasokan energi ke negara-negara barat, jika mereka mencoba untuk membatasi harga ekspor minyak dan gas ke Rusia.
Berita Terkait
-
7 Destinasi Cantik di Australia Barat untuk Liburan Keluarga, dari Danau Pink hingga Pantai Kanguru
-
Pertama di Dunia, Remaja Australia Ini Meninggal karena Gigitan Kutu
-
Langka di Dunia, Ibu Ini Lahirkan Bayi Kembar Empat Identik Berjenis Kelamin Perempuan
-
Media Tetangga Sampai Heran Ada 3 Pemain Berdarah Australia Bersama Timnas Indonesia
-
Dapat Lampu Hijau dari Pemerintah NSW, Proyek Rp25 T Milik WNI Siap Dibangun
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan