Suara.com - Militer Korea Selatan dan pemerintah Jepang menyatakan Korea Utara kembali meluncurkan dua rudal balistik jarak dekat ke arah Laut Jepang pada Jumat (28/10/2022).
Proyektil rudal itu jatuh di luar zona ekonomi eksklusif (ZEE) Jepang. Tidak ada laporan kerusakan yang ditimbulkan dari tembakan rudal itu.
Kedua rudal itu diluncurkan darid daerah Tongchon, Provinsi Kangwon antara pukul 11:59 dan 12:18 waktu setempat, kata Kepala Staf Gabungan militer Korsel.
Pada tahun ini, Korut sudah 28 kali melakukan uji coba rudal termasuk yang melibatkan rudal jelajah.
Uji coba pada Jumat dilakukan saat Seoul dan Washington bersiap melakukan latihan bersama angkatan udara mulai Senin (31/10/2022) untuk pertama kalinya dalam lima tahun.
Korut sebelumnya menembakkan rudal balistik pada 14 Oktober.
Tidak ada peluncuran rudal oleh Korut selama pekan Kongres Partai Komunis China (CPC) yang berlangsung hingga 22 Oktober.
Pada kongres itu, Presiden China Xi Jinping mengamankan masa jabatan sekretaris jenderal CPC untuk lima tahun berikutnya. Penunjukan Xi sebagai sekjen partai, sekaligus pemimpin tertinggi China, untuk ketiga kalinya belum pernah terjadi sebelumnya.
Ketegangan di Semenanjung Korea masih tinggi. Korut dan Korsel pada awal pekan ini saling bertukar tembakan peringatan di sepanjang perbatasan laut barat di Laut Kuning yang disengketakan. [ANTARA]
Baca Juga: China Ikut Meradang, Protes Keras Jepang Gegara Usir Kapal Penelitian Taiwan
Berita Terkait
-
Lawan Serangan Korut, Jepang Pertimbangkan Beli Rudal Jelajah Tomahawk AS
-
Hadapi Ancaman Korut dan China, Jepang Tertarik Beli Rudal Jelajah AS
-
China Ikut Meradang, Protes Keras Jepang Gegara Usir Kapal Penelitian Taiwan
-
Kapal Penelitian Taiwan Diusir Jepang, China Protes
-
Rudal Korut Disebut Bisa Jangkau Kalimantan
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim