Suara.com - Selamat Hari Senin, pekan yang baru dan kita akan menyambut bulan baru.
Kami sudah menyiapkan rangkuman laporan utama dari sejumlah negara yang terjadi dalam 24 jam terakhir.
Untuk Dunia Hari Ini, edisi 31 Oktober kita akan mengawali dengan tragedi perayaan Halloween di Itaewon, Korea Selatan.
Pesta Halloween yang menewaskan ratusan orang
Setidaknya 154 orang, kebanyakan berusia 20 tahunan meninggal akibat kerumunan yang berdesakan di jalanan sempit kawasan Itaewon.
Laporan saat ini mengatakan, ada 22 warga asing, termasuk satu warga Australia yang tewas, seperti yang dikatakan seorang warga Australia kepada ABC.
Ia juga mengatakan seorang warga Australia lainnya saat ini dirawat di ruang intensif rumah sakit, meski belum laporan tersebut belum bisa diverifikasi.
Sementara Kedutaan Besar RI di Seoul mengatakan dua warga Indonesia sempat dirawat di rumah sakit akibat mengalami luka, namun sudah "keluar dari rumah sakit dalam keadaan baik" dan pulang ke tempat tinggalnya.
Penonton meninggal di stadion Kinshasa
Insiden kerumunan yang tewas juga terjadi di Republik Demokratik Kongo.
Sebelas warga dilaporkan tewas ketika menghadiri konser Fally Ipupa, seorang musisi ternama di Kongo.
Baca Juga: 5 Rumor Penyebab Tragedi Halloween Itaewon, Nessie Judge Beri Penjelasan
Wartawan kantor berita Reuters mengatakan stadion Martir di ibukota Kinshasa dihadiri lebih dari 80 ribu orang dan melebihi kapasitas stadion, sehingga mereka terpaksa memasuki wilayah VIP dan lainnya.
Dilaporkan petugas keamanan sempat melepaskan gas air mata untuk membubarkan massa yang melakukan tindakan kekerasan di jalan-jalan di luar stadion.
Lula da Silva jadi presiden Brasil lagi
Lula da Silva Brasil kembali terpilih menjadi presiden Brasil, setelah pemungutan suara tahap kedua, yang digelar Minggu waktu setempat.
Presiden Lula pernah menjadi presiden selama dua periode antara tahun 2003 sampai 2010
Ia pernah dipenjara di tahun 2017 dengan tuduhan korupsi, kemudian dibebaskan di tahun 2019 dengan seluruh catatan kriminalnya dibatalkan tahun lalu.
Warga merayakannya dengan berkumpul di kawasan Ipanema, Rio de Janeiro sambil berteriak "telah kembali".
AS tempatkan B-52 di Australia guna menghadapi China
Dalam rangka menangkal China, Amerika Serikat sedang bersiap untuk menempatkan enam pesawat pembom B-52 yang memiliki kemampuan meluncurkan rudal jarak jauh konvensional maupun nuklir.
Penyelidikan yang dilakukan Program Four Corners ABC menyebutkan Amerika Serikat sedang berencana membangun fasilitas untuk penempatan pesawat tersebut di pangkalan udara Tindal di Kawasan Australia Utara.
Becca Wasser dari Pusat New American Security mengatakan penempatan pesawat ini menjadi peringatan kepada China, di tengah kekhawatiran China sedang mempersiapkan diri untuk menyerang Taiwan.
"Dengan penempatan pesawat di lokasi yang bisa menyerang daratan China akan mengirim pesan penting ke China bahwa tindakan apa pun terhadap Taiwan bisa menyebabkan hal lain," kata Becca Wasser dari Centre for New American Serurity.
Departemen Pertahanan Australia menolak memberikan komentar kapan pesawat B-52 akan mulai ditempatkan di Tindal.
Tragedi jembatan gantung di Gujarat
Delapan puluh orang tewas dan puluhan lainnya mengalami luka-luka ketika sebuah jembatan yang biasa dilalui pejalan kaki di negara bagian Gujarat India runtuh, Minggu kemarin.
Pihak berwenang mengatakan ada sekitar 400 orang berada di jembatan gantung tersebut saat kejadian.
Menurut pejabat, jembatan sepanjang 230 meter yang dibangun di abad ke-19, yang melintasi sungai Macchu di kota Morbi, tidak mampu menahan beban begitu banyak orang.
Jembatan tersebut pernah direnovasi selama enam bulan dan baru saja dibuka empat hari lalu.
Berita Terkait
-
Kim Kardashian Dihujat Tak Punya Empati Usai Dandani Anak Mirip Korban Serangan Bom Israel Saat Pesta Halloween
-
Setahun Tragedi Halloween Itaewon: Saya Tertindih Banyak Orang dan Tak Bisa Menggerakkan Jari
-
Karier di Dunia Hiburan Melempem, Chandrika Chika Dituding Pansos ke Rachel Vennya
-
Cosplay Jadi Cacing Raksasa, Begini Penampilan Heidi Klum yang Banyak Dinantikan!
-
Tercatat 26 WNA Jadi Korban Tewas dalam Insiden Tragedi Itaewon
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Langgar Kesepakatan, Lima Bangunan Liar di Jalur Subang-Bandung Disegel
-
Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?