Suara.com - Beredar video dengan narasi yang mengklaim orang-orang Israel dikeroyok di Qatar saat akan meliput Piala Dunia.
Video dan narasi itu diunggah oleh kanal YouTube Central News dengan judul orang-orang Israel menjadi bulan-bulanan di tengah Piala Dunia 2022 yang digelar di Qatar.
Dalam video yang diunggah akun tersebut, tampak thumbnail yang memperlihatkan keributan di kursi tribun.
Berikut narasi unggahan tersebut.
Narasi pada thumbnail
"ORANG2 ISR4EL DIKROYOK DI Q4TAR MAU LIPUT PIALA DUNIA MALAH DIH4JAR DUNI4"
Narasi pada judul video
"GEMP4R!! ORANG2 ISR4EL DIKROYOK DAN JADI BUL4N-BUL4NAN DITENGAH PIALA DUNIA QATAR"
Lantas, benarkah klaim tersebut?
Baca Juga: "Demi Tim Merah Putih" Aksi Sensual Miss World Cup Jelang Babak 16 Besar Piala Dunia 2022
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, narasi yang mengklaim orang-orang Israel dikeroyok dan jadi bulan-bulanan di Piala Dunia Qatar adalah salah.
Faktanya, konten video yang diunggah kanal tersebut hanya menjelaskan mengenai kesulitan media Israel dalam mewawancarai orang-orang Arab. Dalam video sama sekali tidak ada pembahasan mengenai kronologi pengeroyokan orang Israel.
Sementara itu, gambar thumbnail atau pratinjau yang ditampilkan dalam video merupakan foto kerusuhan suporter yang melibatkan suporter Rusia di Piala Eropa pada 2016 silam.
Dalam pemberitaan Suara.com, media Israel mengalami kesulitan untuk mewawancarai penggemar Arab. Salah satunya dari kesaksian Reporter Channel 12 yang menjelaskan bahwa hampir semua penggemar Arab yang ditemuinya menolak untuk wawancara begitu ia memperkenalkan diri.
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, maka klaim yang menyebutkan orang-orang Israel dikeroyok dan jadi bulan-bulanan saat mau meliput Piala Dunia di Qatar adalah hoaks.
Narasi tersebut masuk kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.
Berita Terkait
-
"Demi Tim Merah Putih" Aksi Sensual Miss World Cup Jelang Babak 16 Besar Piala Dunia 2022
-
Hadapi Australia, Rodrigo De Paul: Argentina Jangan Sampai Bikin Pelanggaran Dekat Kotak Penalti
-
3 Pelatih Kehilangan Pekerjaan usai Timnya Tersingkir dari Piala Dunia 2022
-
Enggan Pandang Australia Sebelah Mata, Scaloni: Argentina Akan Keluarkan Tetes Keringat Terakhir di Piala Dunia 2022
-
Mulai Masuki Babak Gugur, Ini 5 Fakta Unik Babak 16 Besar Piala Dunia 2022
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi