Suara.com - Petugas hansip bernama Iwan masih tidak percaya Yamaha Lexi miliknya raib digondol kawanan begal. Pasalnya, ia menjadi korban begal saat sedang patroli memutar wilayah. Iwan sendiri merupakan seorang hansip, yang ada di wilayah RT 02, RW06 Kreo, Kota Tangerang.
Mata Iwan berbinar saat menceritakan detik-detik ia menjadi korban begal yang terjadi di Jalan Muctar Raya, Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Senin (5/12/2022) subuh. Lokasi itu juga tidak jauh dari kediaman Iwan, hanya sekitar 50-100 meter, masuk ke dalam gang.
Namun, Iwan menyesalkan tidak ada satu pun warga yang menolongnya, meski ia sudah berteriak minta tolong.
Dia yakin teriakannya cukup terdengar keras dalam keheningan malam.
“Itu pas kejadian ada warung Madura masih buka, tapi gak nolongin juga. Keluar juga enggak,” kata Iwan, kepada Suara.com di kediamannya, Kreo, Tangerang, Kamis (8/12/2022).
Iwan memang hansip semata wayang di wilayah tersebut. Ia menyebut, masing-masing RT biasanya punya petugas keamanan sendiri-sendiri, namun jaraknya cukup berjauhan.
Setiap malam ia berpatroli memutar wilayah pemukiman ketika para warga tidur nyenyak. Hingga akhirnya ia menjadi korban kejahatan malam.
Bibir Iwan bergetar saat menuturkan bagaimana ia mempertahankan motor hasil cicilannya selama 2,5 tahun dari uang gajinya menjadi hansip senilai Rp 1 juta per bulan.
“Nyesek banget. Apalagi saya kan itu boleh nyicil. Gaji dari hansip sama hasil kerja serabutan,” kata Iwan.
Baca Juga: Dikira Dipepet Teman, Seorang Hansip di Kreo Kaget Ternyata Jadi Sasaran Begal Bercelurit
Saat itu Iwan mencoba melawan para begal lengkap bersenjata tajam dengan cara menabrakan motornya ke motor pelaku. Namun upayanya gagal lantaran motornya jatuh disamping motor pelaku.
Iwan juga sempat berupaya teriak sekeras-kerasnya sembari berlari di sekitar motornya, dengan harapan ada warga yang membantunya. Sebelum akhirnya pelaku membawa kabur motornya.
"Saya sempet lari bolak-balik. Ada kali 5 kali saya lari mondar-mandir sekitar motor sembari teriak minta tolong. Jadi bukannya lari ngibrit kabur,” ungkapnya.
Berita Terkait
-
Dikira Dipepet Teman, Seorang Hansip di Kreo Kaget Ternyata Jadi Sasaran Begal Bercelurit
-
Begal HP Sambil Bawa Celurit, 3 Remaja di Cilincing Habis Dipukuli hingga Disabuk Warga
-
Komplotan ABG Bersenjata Begal Hansip saat Patroli Keliling, Iwan Ketiban Apes 'Kuda' Sumber Penghasilan Kini Raib
-
Apes! Lagi Patroli Keliling Kompleks, Iwan Jadi Sasaran Begal Bercelurit, Motor Yamaha Lexi Miliknya Raib
-
Dua Kios Di Petukangan Utara Ludes Terbakar, Balita 1,5 Tahun Jadi Korban
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Ekonomi RI Tumbuh 5,29%, Tapi Mengapa Dunia Usaha Masih Tertekan?
-
Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Apakah Lewat Indonesia?
-
Shakira Serukan Rakyat Kolombia Bersatu Hadapi Gempa Bumi Besar
-
Titik Balik Kasus Kematian Sutrimo: Mengapa Keluarga Akhirnya Memilih Lapor Polisi?
-
Rilis Trailer Perdana, Robert Pattinson Mainkan Dua Peran di Primetime
-
Sheet Mask atau Toner Dulu? Ini Urutan yang Benar agar Skincare Menyerap Maksimal
-
Dana Pemerintah Ditarik, Perbankan Hadapi Tekanan Likuiditas Ekstra
-
Rumah Sakit Cali Kolombia Runtuh Usai Gempa, Pasien Bayi hingga Anak-anak Terjebak
-
Apa Persamaan dan Perbedaan Gempa Bumi Venezuela dan Kolombia?
-
Emiten AVIA Tegaskan Kepatuhan Persaingan Usaha KPPU