Suara.com - Momen Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang tampak menggandeng Gibran Rakabuming Raka di pernikahan Kaesang Pangarep mengundang perhatian.
Potret gandeng Wali Kota Solo tersebut bahkan dikaitkan dengan kode restu Megawati pada Gibran untuk naik ke kontes politik yang lebih tinggi.
Kendati banyak diisukan sebagai kode politik, politikus senior Panda Nababan menyebutkan bahwa Megawati memang dekat secara personal dengan anak-anak Presiden Joko Widodo, termasuk Gibran.
"Memang di belakang layar, di belakang yang tidak terlihat yang saya tahu anak-anak Jokowi dekat juga dengan Ibu Mega," ujar Panda Nababan dalam perbincangannya di kanal YouTube Total Politik.
"Dekat dalam arti kata tidak ada kecanggungan gitu loh, jadi kalau misalnya mereka berkunjung atau bertemu jadi memang bukan hal baru," imbuhnya.
Menurut Panda, momen kedekatan antara Megawati dan anak-anak Jokowi itu sudah sering terjadi namun memang tak ditampilkan ke publik.
"Yang tampil baru kelihatan kemarin itu, tapi buat orang yang tahu memang dekat, mereka itu dekat," tutur Panda.
Gandengan Megawati dan Dugaan Restu Pilgub
Momen gandengan Megawati dan Gibtan sempat disebut bisa kode untuk Gibran maju di Pilgub DKI mendatang. Kendati demikian PDIP menyebut bahwa gandengan tersbeut hanya soal kekeluargaan.
Baca Juga: Gibran Rakabuming Bocorkan Rahasia Skincare Keluarga Presiden, Jawaban Nyelenehnya Bikin Ngakak
"Makna sebagai keluarga, antara keluarga Pak Jokowi dengan keluarga Bu Megawati kan sudah seperti keluarga sendiri," ujar Masinton Pasaribu kepada awak media, Senin (12/12/2022).
Bagi Masinton, momen gandengan Megawati itu merupakan tanda kedekatan Megawati dengan keluarga Jokowi yang tak hanya sebatas urusan partai.
Meski demikian, Masinton menyebut, tak hanya tanda kekeluargaan, momen itu bisa jadi menjadi kode untuk Gibran maju di Pilgub DKI. Namun Masinton seraya menegaskan apabila keputusan itu ada di tangan partai.
"Ya bisa saja (kode maju Pilgub DKI), namanya kader," ucap Masinton.
"Bisa untuk Jateng, bisa untuk DKI ya kan, partai yang memutuskan," sambungnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab
-
Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo
-
Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi
-
Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM
-
Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya
-
Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden