Mamas mengungkapkan bahwa Ibu Eny sudah menempati rumah mewah itu sekitar tahun 1997. Kedua orang tua Tiko pun termasuk orang yang sangat berada.
Saat itu terangnya, rumah mewahnya yang memiliki sekitar enam kamar itu pun hanya ditinggali oleh Tiko, ibunya dan ayahnya.
Setelah kedua orang tuanya bercerai, Mamas mengatakan bahwa ayah Tiko pergi dari rumah sambil membawa semua barang-barang mewahnya.
Pada itulah katanya, kondisi keluarga Tiko menurun drastis dan ibu kandungnya berubah menjadi sosok yang pendiam dan tertutup.
"Pendiamnya itu karena keadaan jadi begini mungkin. Ditinggal bapak kan, perabotannya kan dibawa yang bagus-bagus saya lihat," ujar Mamas dikutip dari Suara.com pada Kamis (5/1/2023).
Mamas mengungkapkan bahwa ibu kandung Tiko merupakan sosok yang sangat ramah dan sering bertegur sapa dengan tetangga sekitar.
Tidak itu saja terangnya, ibu kandung Tiko juga sering terlibat dalam setiap acara komplek. Ia pun tak pernah melihat kedua orangtua Tiko bertengkar.
"Humble sih, sama tetangga dan orang komplek juga diiniin banget ibu. Karena kalau ada acara itu pasti wah," bebernya.
Baca Juga: Peluang Kecil Depresi Ibu Eny Sembuh, Tiko Ingin Kembali Rawat Sang Ibu di Rumah Mereka
Berita Terkait
-
Peluang Kecil Depresi Ibu Eny Sembuh, Tiko Ingin Kembali Rawat Sang Ibu di Rumah Mereka
-
Beredar Memori Kebersamaan Tiko dengan Orang Tua, Ada Foto Digendong Bapak
-
Pilu, Tiko Khawatir Ibu Eny Tidak Baik-baik Saja: Nanti Makannya Gimana, Obatnya Gimana?
-
Potret Tiko yang Rawat Ibu ODGJ Tanpa Listrik dan Air Disorot Usai Potong Rambut, Dibilang Mirip Kaesang Pangarep
-
Bukan Tak Mau Ibunya Sembuh, Tiko Lebih Takut Akan Hal Ini
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara