Suara.com - Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono mendukung konsolidasi yang dilakukan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Kalimantan Timur (Kaltim) jelang Pemilu 2024.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Harlah ke-50 PPP di Balikpapan, Kalimantan Timur.
“Teman-teman di Kaltim ini konsolidasinya baik, semangat tinggi, dan insyaallah kami bertekad untuk mengirimkan kursi lebih banyak lagi di 2024 khususnya DPR RI,” tutur Muhamad Mardiono.
Muhamad Mardiono mengaku juga telah mengecek seluruh persiapan para bakal calon legislatif (bacaleg) di Kaltim.
Menurut dia, semua persiapan sudah tersusun baik hingga ke calon DPR RI.
“Saya sudah mengecek kepada Pak Ketua Wilayah bahwa seluruh persiapan bacaleg di Kabupaten/Kota hingga DPR RI sudah tersusun baik. Setelah long list selesai dan sebelum menjadi daftar calon tetap (dct) akan kami evaluasi dan putuskan,” ujarnya.
Sementara peringatan Harlah ke-50 PPP di Balikpapan ini dilaksanakan selama dua hari, diawali dengan rangkaian senam sehat yang dihadiri ribuan peserta.
Kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke pondok pesantren, hingga tasyakuran sekaligus Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) PPP Kaltim.
“Harlah ke-50 di Balikpapan ini dihadiri ribuan peserta dan kader yang didominasi perempuan milenial serta kaum ibu yang menunjukkan semangat bangkit kembali. Karena kalau sudah ibu, tentu akan bersama bapak dan keluarganya akan memenuhi suara PPP,” ujar dia.
Baca Juga: Anak Haji Lulung Dicopot Diduga karena Dukung Anies Nyapres 2024, Politisi PPP: Apa Salahnya?
Berita Terkait
-
Anak Haji Lulung Dicopot Diduga karena Dukung Anies Nyapres 2024, Politisi PPP: Apa Salahnya?
-
Anak Haji Lulung dan Sejumlah Ulama Dipecat, Politikus Senior PPP: Ini Kesewenang-wenangan Mardiono
-
Ogah Grasah-grusuhkan Umum Capres-Cawapres, PAN Tegaskan Masih Solid dengan Golkar dan PPP Dalam Sekoci KIB
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
Terkini
-
Menlu Ikut Hadir di Pertemuan Prabowo dan Ormas Islam, Beri Penjelasan RI Gabung BoP
-
Di RDPU Komisi II DPR, Akademisi UI Usul Bawaslu Dibubarkan dan Cabut Wewenang Sengketa MK
-
Pakar Hukum Pidana Nilai Kotak Pandora Kasus-kasus Korupsi Bakal Terbuka Jika Riza Chalid Tertangkap
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
KPK Siap Hadapi Praperadilan Ulang Paulus Tannos, Buronan e-KTP yang Nekat Ganti Identitas
-
Indonesia Jadi Penjual Rokok Terbanyak ASEAN, Dokter Paru Ingatkan Dampak Serius Bagi Kesehatan
-
Polda Metro Jaya Klarifikasi Pandji Pragiwaksono Terkait Kasus Mens Rea Jumat Ini
-
Momen Pramono Tertawa Lepas di Rakornas, Terpikat Kelakar Prabowo Soal '2029 Terserah'
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku