Suara.com - Meninggalkan bulan Februari, umat muslim mulai bertanya-tanya, kapan puasa hari pertama 2023? Pasalnya, akhir bulan Februari sudah masuk bulan Syaban. Bulan depan sudah masuk Ramadhan.
Agar tak penasaran, simak penjelasan kapan puasa hari pertama 2023 yang dirangkum dari berbagai sumber di bawah ini.
Mengacu pada kalender Hijriah tahun 2023 yang diterbitkan Kementerian Agama Republik Indonesia atau Kemenag RI, awal Ramadhan 2023 akan jatuh tanggal 22-23 Maret 2023.
Meski begitu, hingga saat ini, pemerintah belum menetapkan awal puasa 2023 karena keputusan ini harus diambil setelah melakukan sidang isbat yang dilakukan di hari-hari terakhir bulan Syaban.
Sementara itu, otoritas Uni Emirat Arab berdasarkan perhitungan Persatuan Astronomi Internasional (Arab Union for Astronomy and Space Science/AUASS) memprediksi awal Ramadhan akan jatuh pada hari Kamis, 23 Maret 2023.
Niat Puasa Ramadhan
Amalan dalam sebuah ibadah berakar dari niatnya, sehingga membaca niat sebelum melaksanakannya sangat penting. Niat puasa bisa dibaca dalam hati saja atau diucapkan dengan lantang.
Karena puasa Ramadhan dilakukan setiap hari selama sebulan penuh, maka niat harus dilafalkan setiap malam. Namun, mengingat kesibukan individu, ulama menganjurkan niat puasa dibaca pada hari pertama untuk sebulan penuh.
Dengan begitu, jika seseorang lupa membaca niat, maka puasanya tetap sah karena sudah membaca niat satu bulan penuh dengan mengikuti (taqlid) madzhab Maliki.
Baca Juga: Sholat Witir di Bulan Ramadhan: Hukum, Niat, Tata Cara dan Waktu
Untuk diketahui, madzhab Maliki berpandangan puasa bulan Ramadhan sebagai satu kesatuan ibadah maka satu kali niat untuk sebulan penuh sudah cukup. Berikut bacaan niatnya:
"Nawaitu shauma jami'i syahri ramadhani hadzihis sanati taqlidan lil imami Malik fardhan lillahi ta'ala"
Artinya: "Aku niat berpuasa di sepanjang bulan Ramadhan tahun ini dengan mengikuti Imam Malik, fardhu karena Allah."
Meski begitu, kalian bisa tetap membaca niat puasa setiap malam dengan mengikuti lafalnya seperti di bawah ini:
"Nawaitu shauma ghadin ‘an adaa’i fardhi syahri Ramadhaana haadzihis sanati lillaahi ta‘aalaa"
Artinya: “Aku berniat puasa esok hari demi menunaikan kewajiban bulan Ramadhan tahun ini karena Allah ta’ala.”
Amalan Sunnah Bulan Ramadhan
- Sahur
- Tidak menunda berbuka puasa
- Baca doa berbuka puasa
- Mandi besar
- Menjaga lisan
- Menghindar hal yang tak sejalan dengan hikmah puasa
- Bersedekah
- Memperbanyak i'tikaf di masjid
- Membaca Al Quran
- Konsisten beribadah
Demikian penjelasan tentang kapan puasa hari pertama 2023 beserta niat puasa dan amalan sunnahnya. Semoga informasi ini bermanfaat.
Kontributor : Rima Suliastini
Berita Terkait
-
Sholat Witir di Bulan Ramadhan: Hukum, Niat, Tata Cara dan Waktu
-
Niat Puasa Senin Kamis dan Puasa Ganti Ramadhan, Bolehkah Digabung?
-
Kapan Sidang Isbat Ramadhan 2023? Cek Jadwalnya
-
Doa Buka Puasa Dibaca Kapan, Sebelum atau Sesudah Makan? Ini Penjelasannya
-
Doa Buka Puasa Ramadhan 2023, Jangan Buru-buru Menyantap Makanan!
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan