Suara.com - Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bank DKI menyampaikan perkembangan transaksi digital lewat aplikasi JakOne Mobile. Pihaknya mencatat sepanjang 2022 terdapat transaksi sebesar Rp 22,4 triliun.
Direktur Teknologi dan Operasional Bank DKI, Amirul Wicaksono mengatakan bahwa besaran ini didapatkan dari jumlah pengguna yang mencapai 2 juta orang.
"Hingga Desember 2022 aplikasi JakOne Mobile berhasil meraih 2 juta pengguna, dengan 22 juta volume transaksi, dan meraih nominal transaksi hingga sebesar Rp22,4 triliun," ujar Amirul kepada wartawan, Jumat (24/3/2023).
Jumlah pengguna ini meningkat seiring dengan peningkatan kegunaan perangkat lunak itu. Pengguna bisa memakai JakOne Mobile untuk pembayaran bermacam tagihan dan belanja online, transaksi scan dengan QRIS, top up saldo uang elektronik, bersedekah dan berdonasi, pembayaran pajak dan retribusi.
Termasuk juga mengamankan dana darurat melalui pembukaan deposito dan pembukaan rekening tabungan secara online.
"Salah satu fitur terbaru, adalah fitur Mobile Cash untuk transaksi tarik tunai tanpa kartu di ATM Bank DKI maupun ATM bank lain yang bekerjasama, seperti Bank BCA, Bank BNI, Bank CIMB Niaga berlogo Prima," ucapnya.
Dari capaian ini, Bank DKI meraih penghargaan kategori The Best Regional Government Bank At Digital Innovation pada gelaran Property & Bank Awards 2023 and Indonesia My Home Awards 2023.
Penghargaan yang diserahkan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa ini diberikan kepada Perusahaan yang berasal dari industri perumahan dan perbankan.
Lebih lanjut, pihaknya juga terus memperkuat layanan digital guna memudahkan transaksi perbankan masyarakat dengan mengembangkan simple apps JakOne Pay, JakOne Abank dan layanan digital lainnya seperti cash management system.
Salah satunya dengan memulai implementasi aplikasi digital lending sebagai akses fasilitas kredit serta pembiayaan bagi masyarakat.
"Dalam hal pelayanan transaksi non-tunai menggunakan kartu, Bank DKI terus memperluas akseptasi JakCard yang berfungsi sebagai kartu uang elektronik di berbagai moda transportasi DKI Jakarta, tiket masuk sejumlah museum, hingga transaksi di berbagai merchant yang bekerjasama dengan Bank DKI," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan