Suara.com - Belakangan ini media sosial dihebohkan dengan sosok Kadis PUPR Empat Lawang, Sumatera Selatan (Sumsel), Ismail Hakim. Bagaimana tidak, Ismail dianggap flexing pamer harta hingga liburan ke luar negeri.
Kadis PUPR tersebut semakin menjadi pusat perhatian setelah dicopot dari jabatannya. Ini setelah terungkap bahwa sosoknya nekat jalan-jalan ke luar negeri tanpa izin terlebih dahulu.
Berikut ini fakta-fakta seputar sosok kontroversial Kadis PUPR Empat Lawang.
Flexing kehidupan mewah
Kadis PUPR Empat Lawang ini terciduk warganet kerap mengunggah postingan tengah berlibur ke luar negeri. Tak hanya itu, Ismail dan keluarga juga kerap pamer gaya hidup mewah, dengan memakai pakaian bermerek berharga fantastis.
Dalam sebuah foto yang diunggah, tampak Ismail berpose di depan menara Eiffel, Paris, bersama dengan keluarganya. Terlihat anak dan istrinya turut mengenakan tas branded yang dinilainya ditaksir melampaui harga rumah bersubsidi.
Sosok Ismail pun menjadi sasaran kejelihan warganet yang belakangan memang terus menyoroti banyaknya kasus pejabat pamer harta dan bergaya hidup hedon.
Jalan-jalan ke Eropa enggak izin
Viralnya Ismail di media sosial karena gaya hedonisme membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang turun tangan. Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata Ismail pergi ke luar negeri tanpa mengantongi izin dari bupati.
Baca Juga: Giliran Kadis PUPR Empat Lawang yang Lengser Setelah Viral Pamer Gaya Hidup Mewah di Media Sosial
Bupati Empat Lawang, Joncik Muhammad mengatakan, Ismail dan keluarga berlibur ke Eropa tanpa meminta izin dari bupati.
Mangkir dari kerjaan
Tindakan Ismail jalan-jalan ke luar negeri tanpa izin bupati, dianggap mangkir dari tugas dan tanggung jawabnya sebagai aparatur sipil negara (ASN).
Hal itu membuat Bupati Empat Lawang tak segan mencopot Ismail dari jabatan Kadis PUPR di wilayahnya. Ini karena sosok Ismail telah melanggar dua hal, yakni pergi ke luar negeri tanpa izin dan mangkir dari tugasnya sebagai Kadis PUPR Empat Lawang.
Menodai kepercayaan masyarakat
Joncik menyebut bahwa kehidupan mewah yang dipamerkan Ismail dan juga keluarga telah menodai kepercayaan masyarakat Empat Lawang.
Berita Terkait
-
Giliran Kadis PUPR Empat Lawang yang Lengser Setelah Viral Pamer Gaya Hidup Mewah di Media Sosial
-
Viral Pamer Gaya Mewah Liburan ke Luar Negeri, Kepala Dinas PUPR Empat Lawang Dimutasi
-
Sederet Gaya Mewah Kadis PUPR Empat Lawang: Pamer Barang Bermerek Sampai Liburan ke Luar Negeri
-
Kerap Pamer Hidup Mewah, Kadis PUPR Empat Lawang Viral di Media Sosial
-
Ladang Ganja Ditemukan di Kebun Kopi Empat Lawang, Pemilik Kebun Kabur
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis