Suara.com - Indonesia menjadi negara yang kerap dilanda gempa. Sepanjang 2022, Kementerian ESDM bahkan mencatat sedikitnya 217 gempa berkekuatan di atas 5 SR. Gempa-gempa besar beberapa bulan terakhir terjadi di Papua dan Banten. Adakah doa ketika gempa bumi?
Dalam Islam, kita mengenal doa ketika gempa bumi. Doa ini menyuratkan bahwa selain manusia perlu melakukan langkah penyelamatan, gempa bumi juga terjadi atas kuasa Allah Swt.
Melansir NU Online, doa yang bisa dibaca ketika gempa bumi menurut pengasuh Pondok Pesantren Al-Quran Azzayadi Solo adalah sebagai berikut.
Allaahumma innii asaluka khairaha wa khaira maa fiihaa, wa khaira maa arsalta bihi, wa a’uudzubika min syarrihaa, wa syarri maa fiihaa wa syarri maa arsalta bihi
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kehadirat-Mu kebaikan atas apa yang terjadi, dan kebaikan apa yang di dalamnya, dan kebaikan atas apa yang Engkau kirimkan dengan kejadian ini. Dan aku memohon perlindungan kepada-Mu dari keburukan atas apa yang terjadi, dan keburukan atas apa yang terjadi didalamnya, dan aku juga memohon perlindungan kepada-Mu atas apa-apa yang Engkau kirimkan.”
Maksud doa tersebut, bukan berarti Kiai Abdul Karim menganjurkan kepada masyarakat untuk membaca doa itu pada saat itu juga. Akan tetapi, doa gempa bumi tersebut dibaca sewaktu-waktu ketika terjadi bencana gempa bumi atau lainnya yang membahayakan keselamatan jiwa.
Selain membaca doa ketika gempa bumi, kita juga bisa melakukan langkah-langkah mitigasi menyelamatkan diri dari gempa. Antara lain dengan berlindung di bawah meja atau furniture lainnya. Tetap diam di tempat hingga goncangan berhenti.
Selain itu, jauhkan dari jendela maupun perabotan lainnya yang berbahaya. Sebaiknya gunakan tangga darurat dan jangan menggunakan lift. Jika kamu terjebak dalam ruangan, cari bantuan dengan mengetuk menggunakan benda keras agar terdengar oleh orang lain.
Jika terjadi gempa bumi dan posisi sedang berada di luar ruangan, ada dua cara yang bisa kamu lakukan untuk menyelamatkan diri. Pertama, menjauh dari bangunan, pohon, jembatan, tiang listrik, dan lampu jalanan.
Baca Juga: Kumpulan Doa Ketika Halal Bihalal Lengkap dengan Artinya
Kemudian, cari ruang terbuka, kemudian posisikan tubuh meringkuk hingga gempa selesai. Upaya-upaya tersebut bisa dibarengi dengan memohon doa kepada Yang Maha Kuasa agar diberi keselamatan. Sekian penjelasan doa ketika gempa bumi dan upaya mitigasinya.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau Lolos Pengawasan, Dedi Mulyadi Minta Camat Hingga Lurah Disanksi
-
Rojali, Mantap, hingga Lipstick Effect, Tiga Fenomena yang Menggambarkan Wajah Baru Konsumsi RI
-
Dosen Dipecat Karena Tegur Mahasiswa Berpakaian Ketat? Pimpinan Muhammadiyah Investigasi
-
Bawa Keranda 'RIP Hukum', Mahasiswa Geruduk Kejagung Tuntut Febrie Adriansyah Dihukum Mati
-
3 Kontroversi YouTuber Bigmo, Terbaru Libatkan Anak Kecil Promosi Liquid Vape
-
Pramono Buka Peluang Modifikasi Cuaca di Jakarta, Antisipasi El Nino dan Ancaman Kebakaran
-
Sudah Lebih 30 Provinsi Dikunjungi, Pengamat Bongkar Alasan Gibran Sering Turun ke Daerah
-
Perluas Cara Berinvestasi, BNI Tawarkan 2.600 Aset melalui Gelegar Lelang 2026
-
Febrie Adriansyah Lawan Status Tersangka, Kuasa Hukum Soroti 9 Kejanggalan Penanganan Kasus
-
Barang Impor Masih Mahal, Rupiah Terperangkap di Level Rp18.000