Suara.com - Masyarakat Indonesia dihebohkan dengan ditariknya produk Indomie Rasa Ayam Spesial di luar negeri setelah ditemukan zat pemicu kanker, etilen oksida. Kasus ini bukan sekali terjadi, ada banyak merek yang masuk dalam daftar produk Indonesia yang pernah ditarik dari pasaran luar negeri. Berikut daftar produk Indonesia yang pernah ditarik dari pasaran luar negeri.
Hingga saat ini Indomie Rasa Ayam Spesial telah ditarik di dua negara yakni Malaysia dan Taiwan. Di Malaysia Indomie yang ditarik dikonfirmasi sebagai produk impor.
Jika tak sekali terjadi, berikut adalah daftar produk-produk Indonesia yang peredarannya pernah ditarik dari luar negeri.
1. Penarikan Mie Sedap di Hong Kong dan Singapura
Sebelum Indomie, produk mie instan asal Indonesia, Mie Sedap juga pernah ditarik dari pasaran Hong Kong dan Singapura pada September 2022. Alasan penarikan Mie Sedap varian Korean Spicy Chicken itu dilakukan menyusul ditemukannya kandungan etilen oksida dalam produk tersebut. Kandungan yang sama kini ditemukan di Indomie Rasa Ayam Spesial.
Center for Foods Safety (CFS) Hong Kong menemukan adanya kandungan etilen oksida dan pestisida dalam sampel mie, kemasan bumbu dan kemasan bubuk cabai Mie Sedap.
Meski adanya temuan itu, Wings Proup selaku perusahaan yang memproduksi Mie Sedap mengklaim kalau produksi mie instan tersebut telah memenuhi standar pangan internasional. Tak hanya Hong Kong, dalam waktu yang bersamaan, pemerintaqh Singapura juga menarik Mie Sedap varian Korean Spicy Chicken dan Korean Spicy Soup dari pasaran karena adanya temuan etilen oksida.
2. Penarikan kecap dan saus sambal ABC di Singapura
Pada September 2022, produk makanan dari Indonesia juga ditarik dari pasaran luar negeri, yakni kecap dan saus sambal ABC. Penarikan itu menyusul ditemukannya zat alegen oleh Badan pangan Singapura (SFA) pada Rabu (7/9/2022) lalu dalam produk saus sambal ABC.
Zat alergen merupakan bahan yang dapat memicu alergi atau reaksi sistem kekebalan tubuh manusia jika dikonsumsi dan masuk ke dalam tubuh. Sementara dalam produk kecap manis ABC, SFA menemukan kandungan sulfur oksida. Selain itu, saus sambal ayam goreng ABC ditarik karena mengandung asam benzoate yang tidak dicantumkan dalam kemasan produk.
3. Penarikan Indomie di Taiwan 2010
Ternyata bukan pertama kalinya pemerintah Taiwan menarik produk Indomie dari pasaran dalam negerinya. Pada 2010 lalu, mie instan Indomie juga pernah ditarik dari pasaran Taiwan karena ditemukan kandungan pengawet E218 atau Methyl P-Hydroxybenzoate yang dilarang di Taiwan.
Terkait dengan temuan itu, PT Indofood Sukses Makmur selaku produsen Indomie menyatakan kalau produk tersebut memang seharusnya tidak dipasarkan di Taiwan. Sebab perusahaan tersebut mengklaim selalu mematuhi regulasi Kesehatan pemerintah setempat.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat