Suara.com - Akun Facebook resmi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menjadi sorotan. Ini setelah akun ini mengucapkan terima kasih atas pengabdian Johnny G Plate, di mana yang bersangkutan baru saja ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi BTS.
Dalam postingannya, Kominfo awalnya mengucapkan selamat bertugas kepada Menko Polhukam Mahfud MD yang ditunjuk Presiden Jokowi menjadi Pelaksana Tugas Menkominfo.
"Presiden Joko Widodo resmi menunjuk Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan sebagai Pelaksana Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab Menteri Komunikasi dan Informatika," tulis akun Facebook Kominfo, seperti dikutip Suara.com, Senin (22/5/2023).
"Selamat bertugas Bapak Mahfud MD. Semoga amanah dalam menjalankan tugas dan pengabdian atas jabatan baru," lanjut Kominfo sambil menyertakan potret Mahfud MD.
Namun tak disangka, Kominfo melanjutkan ucapannya dengan berterima kasih kepada Johnny G Plate atas pengabdiannya. Bahkan Kominfo turut berterima kasih atas jasa-jasa Johnny G Plate selama duduk menjabat sebagai Menkominfo.
"Terima kasih atas pengabdian Bapak Johnny G Plate serta jasa-jasanya kepada bangsa dan negara selama memangku jabatan Menkominfo sebelumnya," ucap Kominfo.
Sontak ucapan terima kasih terhadap koruptor dana BTS itu langsung menjadi sorotan tajam warganet. Apalagi kasus korupsi Johnny G Plate diprediksi telah merugikan negara hingga Rp 8 triliun.
Seorang warganet yang membagikan tangkapan layar postingan itu menilai admin Kominfo tidak sensitif dengan persoalan Johnny G Plate.
"Terima kasih atas pengabdian Bapak Johnny G. Plate @kemkominfo?? Itu tersangka korupsi woi bukan orang kena reshuffle. Ini admin Kominfo gak sensitif begini dari mana asalnya? Siapa yang suruh post caption ini?" cuit warganet di Twitter.
Baca Juga: Surya Paloh Keringat Dingin, Janji Bubarkan Nasdem kalau Ada yang Korupsi Ditagih Sosok Ini!
Warganet lain juga membanjiri kolom komentar dengan emosi. Mereka merujak habis-habisan admin Kominfo yang malah berterima kasih dan mengapresiasi jasa-jasa Johnny G Plate.
"Anjir, korupsi dianggap sebagai pengabdian. Ngehek bener ini," sentil warganet.
"Ngakak geming, 'Jasanya untuk bangsa'. Wtf ini logika orang atas sampai bawah kenapa ya? Yang ACC wording konten ini juga siapa sih kepala humasnya? Kocak," komentar warganet.
"Lagian apaan prestasi si Plate Gob? Kok sampai dibilang pengabdian?" tanya warganet.
"Rp 8 triliun yah, kebagian semua lah. Sudah sepatutnya berterima kasih," sindir warganet.
"Secara gak langsung bilang begini gak sih, 'Terima kasih Bapak selama di Kominfo sudah korupsi'," tambah yang lain.
"Sama kaya pacar, walaupun nyakitin dan harus berpisah, seringkali kita mengucap terima kasih atas waktu yang telah dilalui bersama," timpal warganet lain.
Berita Terkait
-
Surya Paloh Keringat Dingin, Janji Bubarkan Nasdem kalau Ada yang Korupsi Ditagih Sosok Ini!
-
CEK FAKTA: Mahfud MD Obrak-Abrik Ruang DPR RI, Bagaimana Tanggapan Presiden?
-
Mahfud MD Sebut LGBT Sebagai Kodrat dan Tak Bisa Dilarang, Penelitian Bilang Begini
-
CEK FAKTA: Mahfud MD Datangi Rumah Arteria Dahlan
-
Ungkit Kasus Korupsi BTS Melibatkan Johnny G Plate, Anies Baswedan Ingin Seluruh Mafia Dibereskan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan