Suara.com - Salah satu satpam kompleks di lokasi David Ozora dianiaya bernama Burhanuddin tampak kebingungan ketika dicecar oleh Ketua Hakim Alimin Ribut Sujono di sidang Mario Dandy Satriyo dan Shane Lukas, Kamis (15/6/2023).
Awalnya Hakim Alimin bertanya apa saja yang dilihat Burhanuddin ketika tiba di lokasi David dihajar oleh Mario. Kepada hakim, Burhanuddin mengaku melihat darah keluar dari tubuh David.
"Apa yang saudara lihat di kondisi anak itu? Apa yang saudara lihat?" tanya Hakim Alimin di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).
"Sudah pada berdarah hidungnya," jawab Burhanuddin.
"Berdarahnya itu keluar dari mana saja?" cecar Hakim Alimin.
"Dari hidung sama mulut," ujar Burhaunddin.
Melihat banyaknya darah di tubuh David, Burhanuddin pun merasa bingung. Hakim Alimin kemudian mencecar Burhanuddin terkait hal tersebut.
"Terus ada luka di pipi kanan atau kiri ? Anda perhatikan?" tanya Hakim Alimin.
"Tidak Yang Mulia, tidak saya perhatikan," ucap Burhanuddin.
Baca Juga: Mario Dandy Bantah Bentak-bentak Satpam Kompleks Usai Hajar David Ozora; Saya Bingung
"Saudara saat itu bingung?" cecar Hakim Alimin.
"Iya," singkat Burhanuddin.
"Kenapa?" tanya Hakim Alimin menegaskan.
"Bingung maksudnya tuh memanggil..Gimana saya bingung," ujar Burhanuddin terbata-bata.
Hakim Alimin kemudian meminta Burhanuddin untuk menjawab pertanyaan pelan-pelan. Ternyata, Burhanuddin mengaku takut melihat kondisi David yang sudah berlumuran darah.
"Tarik napas aja dulu," kata Hakim Alimin.
Tag
Berita Terkait
-
Mario Dandy Bantah Bentak-bentak Satpam Kompleks Usai Hajar David Ozora; Saya Bingung
-
Nangis di Sidang Mario Dandy, Satpam Kompleks: Saya Tak Tahan Lihat Darah David Ozora
-
Satpam Kompleks Sebut Mario Dandy Ganti Baju Tiga Kali Usai Aniaya David Ozora
-
Terungkap di Sidang, Polisi Sopiri Mario Dandy, Shane Lukas dan AG ke Polsek Pesanggrahan Naik Rubicon
-
Koma hingga Kejang-kejang, Aksi Sadis Mario Dandy Bikin Saraf Otak David Ozora Putus: Hati Sang Ayah Hancur
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim