Suara.com - Nama putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka kini semakin santer akan maju dicalonkan menjadi gubernur. Meski begitu, hingga kini belum ada kepastian Gibran akan bertarung dalam pemilihan gubernur atau pilgub.
Terkait hal tersebut, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo mengungkapkan, lebih mendukung Gibran maju dalam Pilgub Jawa Tengah. Namun hal tersebut harus mendapat dukungan dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
"Selama ketua umum mendukung dan itu hak dari semua warga negara Indonesia untuk mencalonkan dan dicalonkan. Saya hukumnya wajib mendukung dan memenangkan," ujar Rudy di The People's Cafe, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (22/6/2023) malam.
Ia juga menegaskan, sebagai kader, akan tegak lurus mengikuti arahan Megawati.
"Tegak lurus hukumnya wajib dimenangkan dan dilaksanakan," tegasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa siapa saja yang akan maju dalam pilkada akan tetap didukung. Sebab menurutnya, calon pemimpin yang penting ialah melalui mekanisme yang ada di partai berlogo banteng moncong putih itu dan mendapatkan rekomendasi dari Megawati.
"Entah itu Mas Gibran, Mas Kaesang maju di Depok, mau maju di Surakarta, semua dilalui mekanismenya dan ketua umum merekomendasi," tambah Rudy.
Saat ditanya terkait sejauh mana pembicaraan di internal PDI Perjuangan soal pencalonan Gibran, Rudy mengaku, saat ini partainya fokus pada pilpres dan pileg.
"Belum, saya konsentrasinya pilpres dan pileg dahulu saja. Pilkada 'kan pada bulan November 2024," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Review Perfect Family: Keluarga Sempurna yang Ternyata Menyimpan Rahasia
-
Pertalite Dibatasi, Motor Tetap Bebas Beli: Mobil Mewah Mulai Dipantau
-
3 Anggota DPRD Diperiksa Lagi, Ini Perkembangan Kasus Lampu Jalan Palembang
-
8 Pesan Gerakan Nurani Bangsa: Kritik Aparat, Korupsi hingga Demokrasi
-
Purbaya Resmi Salurkan Rp 20,5 T ke 490 Daerah, Biar Pemda Bisa Bayar Gaji PPPK
-
Fakta Baru Kasus Pilot Malaysia Selundupkan Narkoba ke Indonesia, Ada Jejak Nomor Telepon Sindikat
-
Bantah Sakit dan Mundur dari Jabatan, Menko PM Pratikno Naik Hardtop Pantau Karhutla Bromo
-
Karhutla 114 Hektare di Pelalawan dan Inhu, Baru Dipadamkan 22 Hektare
-
Menhut Raja Juli Antoni 'Ngacir' Ditanya Soal Pengembalian Uang ke KPK yang Tak Utuh
-
Purbaya-Bahlil Sepakat! Pembelian Pertalite Mau Dibatasi, Tanda-tanda Mau Dihapus?