Suara.com - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menganggap adanya dukungan Forum Purnawirawan Perwira Tinggi TNI/Polri untuk Perubahan (FP3) terhadap Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden bukan kaleng-kaleng.
Menurutnya, adanya dukungan tersebut justru bisa menjadi inspirasi bagi Anies maju di Pilpres 2024.
"Bravo! FP3. Bukan kaleng-kaleng kualitas dan kuantitas yang dukung. Bisa jadi sumber masukan dan inspirasi mas @aniesbaswedan untuk menyusun roadmap pembangunan yang kokoh dan stabil," kata Mardani lewat cuitannya di twitter dikutip Suara.com, Senin (10/7/2023).
Ia meyakini jika dukungan para purnawirawan tersebut tulus terhadap Anies. Sebabnya, Mardani sangat mengenal terkait siapa yang memberikan dukungan tersebut.
"Para purnawirawan ini tulus dan berkapasitas. Saya pernah bertemu dan mendengarkan masukan yang berharga dan tajam," tuturnya.
Lebih lanjut, anggota Komisi II DPR RI ini pun berharap adanya dukungan tersebut bisa memperkuat jalan kemenangan bagi Anies di Pilpres 2024.
"Insyaallah dukungan FP3 kian mengokohkan jalan kemenangan bagi Mas Anies dan koalisi perubahan," pungkasnya.
Dukungan Purnawirawan
Sebelumnya, Koordinator Forum Purnawirawan Perwira Tinggi TNI/Polri untuk Perubahan (FP3) Letnan Jenderal TNI Purn. Ediwan Prabowo mengungkapkan alasan terkait dengan 170 purnawirawan perwira tinggi TNI/Polri mendeklarasikan dukungannya untuk bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan Anies Baswedan.
FP3 menilai perubahan ada di atas segalanya. Untuk itu, pihaknya mendukung agar visi perubahan yang digaungkan Anies Baswedan dapat memenangi kontestasi dalam Pemilu 2024 yang aman, damai, jujur, adil, dan sejahtera.
"Pak Anies merupakan ikon. Saya kira semua rakyat Indonesia khususnya yang menginginkan perubahan mencintai Pak Anies dan dukung untuk menjadi presiden pada tahun 2024," ujar Ediwan dalam Konferensi Pers Purnawirawan Perwira Tinggi TNI/Polri untuk Perubahan di Hotel Yuan Garden, Jakarta, Kamis.
Di sisi lain, Ediwan menjelaskan bahwa sosok Anies memang tak memiliki keterkaitan langsung dengan TNI/Polri. Hal ini berbeda dengan dua bakal capres lainnya, seperti Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.
Adapun Ganjar diketahui merupakan anak seorang polisi, sedangkan Prabowo Subianto adalah mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus.
Kendati demikian, menurut dia, itu tidak menghalangi niat para purnawirawan perwira tinggi TNI/Polri untuk mendukung Anies.
Berita Terkait
-
Sosok Ini Tunjukkan Persamaan Proyek JIS dan Sumur Resapan Anies: Sayang Kadrun Itu Ga Mau Jujur
-
CEK FAKTA: Nasib Beda dari Anies, Ganjar Jadi Gelandangan saat Naik Haji, Benarkah?
-
Keputusan Pemakaian JIS Bukan di Tangan PSSI Melainkan Organisasi Ini dan Klub BRI Liga 1 2023/2024 Terancam
-
Prahara JIS, Dokter Tifa Sebut Anies Makin Menakutkan: Dikeroyok Banyak Menteri dan Ratusan Buzzer
-
Buro Happold Tegaskan Tak Desain JIS, Jhon Sitorus Sindir Anies: Satu Per Satu Kebohongan Terungkap
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya
Pilihan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
Terkini
-
Bansos Aman! Gus Ipul Jamin Efisiensi Anggaran Tak Pangkas Bantuan Rakyat
-
Penderita Fatty Liver Rasakan Manfaat Antrean Online Mobile JKN Saat Berobat
-
'Disentil' Sahroni di DPR, KPK Langsung Naikkan Usulan Anggaran dari Rp762 M jadi Rp989 M
-
Legislator Gerindra 'Semprot' Komnas HAM: Sebut MBG Langgar HAM Itu Keliru!
-
Evaluasi Haji 2026 di Hambalang: Prabowo Minta Fasilitas Hotel Ditata, Ongkos Dipangkas
-
Murid Sekolah Rakyat Lampaui Target, Kemensos Ajukan Tambahan Anggaran hingga Rp8 Triliun
-
Pigai Minta Tambahan Rp492,9 Miliar untuk Kementerian HAM, DPR Hanya Setujui Rp224,9 Miliar
-
Siapkan Dana Pendidikan Anak Tanpa Cemas, BRI Multiguna Tawarkan Pembiayaan Fleksibel
-
Kadistamhut DKI: Pungli di Pemakaman Jakarta Libatkan RT Hingga RW
-
Jaminan Sosial PRT Dinilai Masih Lemah, UU PPRT Dikhawatirkan Hanya Jadi Aturan di Atas Kertas