Suara.com - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengungkapkan bahwa jika pihaknya bakal menggelar Rapat Kerja Nasional atau Rakernas ke-4 pada 29 September 2023 mendatang. Rakernas itu digelar sebagai bagian dari konsolidasi menghadapi Pemilu 2024.
"Jadi Rakernas ini sebagai bagian konsolidasi setelah caleg semuanya ditetapkan dan mereka bergerak door to door, sehingga selama satu setengah bulan terakhir caleg sudah memahami peta disetiap pemilihannya," kata Hasto ditemui di Kantor DPD Banten, Kota Serang, Banten, Minggu (10/9/2023).
Menurutnya, Rakernas ini akan digelar dengan tema membangun kedaulatan untuk kesejahteraan rakyat. Rakernas digelar selama tiga hari di Kemayoran, Jakarta.
"Ini sangat penting karena pangan menyangkut hak hidup rakyat. Maka Rakernas pada hari pertama akan membahas tentang pangan, tentang pemberdayaan petani, tentang bagaimana juga oenggunaan teknologi tepat guna bagi kepentingan petani untuk meningkatkan produksinya," tuturnya.
Kemudian nantinya, Hasto menyampaikan, di hari kedua Rakernas akan membahas mengenai pembekalan para calon anggota legislatif.
"Baru pada hari ketiga rekomendasi bahwa Rakernas akan dilakukan," ungkapnya.
Sementara itu, terkait apakah dalam Rakernas nanti akan membahas juga soal penggodokan cawapres Ganjar, Hasto menjawab diplomatis.
"Kalau penggodokan nama cawapres kan dilaksanakan hampir ya dipertimbangkan setiap hari Ibu Megawati Soekarnoputri. Beliau melihat seluruh konstelasi politik, melihat secara mendalam. Ibu Mega di dalam tradisi spiritual beliau juga memohon petunjuk dari yang Maha Kuasa Allah SWT untuk mendapatkan pasangan terbaik yang akan mendampingi pak Ganjar Pranowo," pungkasnya.
Baca Juga: KPI Panggil Stasiun TV yang Tayangkan Ganjar Pranowo di Video Azan
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki
-
Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa
-
Gagal Jadi JC, Sony Sonjaya Ternyata Belum Akui Perbuatan di Kasus Korupsi MBG
-
Satu Tahun Dicuekin, Fariz RM Akhirnya 'Gas Pol' Seret Pelanggar Hak Cipta Lagunya ke Polisi
-
Militerisme Menguat! 1.047 Pembela HAM Diserang di Era Prabowo-Gibran
-
Resmi! Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya: Dia Pelaku Utama
-
Jejak Kelam Taufik Hidayat: Mantan Istri Juga Pernah Disiksa, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain
-
Jakarta Rayakan HUT ke-499 dengan Komitmen Mengutamakan Kualitas Hidup Penduduk
-
Menkes Budi Ungkap Faktor Utama Masyarakat Masih Anti Vaksin: Takut Demam, Kurang Literasi
-
KPK Cecar Presiden Borneo FC Nabil Husein Soal Aliran Uang Batu Bara Rita Widyasari