Suara.com - Operasional Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) baru saja diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin (2/10/2023) kemarin. Sehari setelahnya atau pada Selasa (3/10/2023) hari ini, bakal capres dari PDIP, Ganjar Pranowo menjajal kereta tersebut secara gratis.
Ganjar Pranowo berangkat ke Bandung menggunakan kereta cepat Whoosh dari Stasiun Kereta Cepat Halim sekitar pukul 09.20 WIB.
Menurut Ganjar, ia berangkat ke Bandung untuk menghadiri acara di Universitas Pasundan. Meski ada beberapa pilihan berangkat naik mobil, ia memilih untuk naik kereta cepat.
"Saya baru ngeh kalau kereta cepatnya udah mulai ya. Makanya terus saya tanya 'Itukan ada kereta cepat, coba cari tiket'. Alhamdullilah dapat. Ya sekalian kita coba. Sebenarnya bukan sedang nyoba kereta cepat saya. Saya mau ke Bandung. Mau pakai alternatif modanya apa. Tadi malam ngobrol sama kawan-kawan gitu rekomendasinya mobil, saya bilang kereta aja. Cari kereta cepat. Wah dapat ternyata," ujar Ganjar dikutip Selasa (3/10/2023).
Nah, setelah mendapatkan tiket, Ganjar baru tahu jika ternyata kereta cepat Whoosh masih dalam program gratis yang dimulai Selasa hari ini hingga pertengahan Oktober nanti.
"Aku itu setelah selesai kan nanya, yang mau ikut banyak kan. Ternyata gratis, kalau gitukan lebih banyak lagi harusnya. Ya, alhamdulillah," kata Ganjar sembari berkelakar.
Ia pun berharap masyarakat bisa menggunakan kereta cepat Whoose untuk beraktivitas. Di mana transportasi publik harus terintegrasi untuk memudahkan warga.
Diresmikan Jokowi
Sebelumnya pada Senin (2/10/2023), Presiden Jokowi meresmikan operasional Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) yang diberi nama Whoosh sebagai layanan kereta api berkecepatan tinggi pertama di Indonesia dan Asia Tenggara.
Baca Juga: Wantimpres Dukung Jokowi Lanjutkan Kereta Cepat Hingga Surabaya
"Dengan mengucap bismillahirahmanirahim, Kereta Cepat Jakarta Bandung Whoosh, saya nyatakan dioperasikan," kata Presiden Jokowi saat peresmian di Stasiun KCJB Halim, Jakarta, Senin.
Dalam kesempatan itu, belum diumumkan berapa tarif resmi perjalanan KCJB, tapi Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan memastikan biaya perjalanan Whoosh masih digratiskan hingga pertengahan Oktober 2023.
"Hingga pertengahan Oktober, pengoperasian tetap gratis," katanya Jokowi.
Berita Terkait
-
Proyek Kereta Semi Cepat Jakarta-Surabaya Berpotensi Dihapus dari Daftar PSN
-
Masyarakat Dapat Gunakan Kereta Cepat Whoosh Secara Gratis, Ini Caranya
-
Ramai Diminati Prabowo dan Ganjar, Khofifah Beri Sinyal Mengenai Langkah Politiknya
-
Alam Ganjar Ketahuan Tertidur di Kursi Pesawat Kelas Ekonomi, Publik: Idola Baru anak Milenial
-
Masih Gratis, Ini Link dan Cara Daftar Naik Kereta Cepat Whoosh
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan