Suara.com - Pemerintah masih memberikan tarif gratis pada masyarakat yang ingin merasakan naik Kereta Cepat Whoosh. Tarif gratis ini berlaku pada hari ini hingga pertengahan Oktober 2023.
Dalam Whoosh Experience Program ini, penumpang mulai dapat memilih tiket kereta yang diinginkan sesuai jadwal perjalanan yang tersedia dan tidak harus pulang pergi (pp), penumpang sudah mulai menggunakan tiket fisik agar dapat melewati gate in dan gate out.
Pada masa promo ini, masyarakat bisa memesan tiket Kereta Cepat Whoosh melalui website ayonaik.kcic.co.id dengan ketentuan sebagai berikut :
- Registrasi dilakukan hanya di web ayonaik.kcic.co.id
- Setiap pemesan hanya dapat melakukan registrasi untuk 2 penumpang dalam setiap transaksi
- Peserta menunjukan Bukti Registrasi Email yang berisi kode booking dan ID Card untuk melakukan penukaran tiket di loket counter stasiun pemberangkatan
- Nama penumpang yang sudah didaftarkan sesuai ID Card pada saat registrasi tidak dapat diganti pada saat penukaran tiket di loket
Penumpang tiba di Stasiun maksimal 60 menit sebelum jadwal keberangkatan KA yang telah dipilih
Mulai 3 Oktober juga, masyarakat sudah bisa naik dan turun di Stasiun Kereta Cepat Whoosh Padalarang dan dapat melanjutkan perjalanan ke Stasiun Bandung menggunakan KA Feeder dengan jadwal keberangkatan dan kedatangan KA Feeder yang telah disesuaikan dengan jadwal keberangkatan dan kedatangan Kereta Cepat Whoosh.
Terdapat 8 perjalanan KA setiap harinya dengan 4 rute yang dapat dipesan yaitu:
- Halim - Bandung
- Halim - Tegalluar
- Bandung - Halim
- Tegalluar - Halim
Untuk bisa sampai ke area stasiun Kereta Cepat Whoosh, KCIC sudah menyediakan sejumlah aksesibilitas dan integrasi moda. Untuk stasiun Halim, calon penumpang dapat melalui DI Panjaitan sebagai akses utama. Selain itu, kawasan Stasiun Halim saat ini sudah terkoneksi dengan LRT Jabodebek dan Transjakarta relasi Halim - Cawang dengan jam operasional mulai pukul 06.00 hingga 16.00 WIB.
Adapun untuk di Stasiun Padalarang, memiliki aksesibilitas dengan KA Feeder, KA Commuter, dan Exit Tol Padalarang. Sementara untuk Stasiun Tegalluar, disiapkan shuttle bus oleh pihak Damri dan Summarecon untuk mempermudah masyarakat menjangkau area stasiun Kereta Cepat Whoosh. Selain itu untuk dapat menuju Stasiun Tegalluar juga dapat menggunakan akses keluar tol KM 149 yang beroperasi mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB.
Baca Juga: Kala Jokowi Irit Bicara Ditanya APBN jadi Jaminan Utang Kereta Cepat
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Siap-siap War Tiket Upacara HUT RI ke-81 di Istana, Kuota Terbatas Hanya 8.100 Orang
-
Di Tengah Efek Pemangkasan TKD, Pemkab Bogor Pastikan Gaji Pegawai dan Operasional Tetap Aman
-
Fenomena Purnama Buck Moon Akhir Juli 2026: 5 Zodiak Ini Diprediksi Ketiban Hoki Besar!
-
'Kalau Diubah Kusut'! Menkeu Purbaya Ikut Putusan MK Pisahkan Anggaran MBG di 2028
-
Mitsubishi Eclipse Kapan Meluncur? Kini Bawa Mesin Canggih Ramah Lingkungan
-
Bukan Cuma Razia Absensi, Wali Kota Sukabumi Duduk Lesehan dan Minta Curhat ASN Saat Sidak
-
Buron Interpol Pengirim PMI Ilegal ke Kamboja Dibekuk di Soetta
-
Gubernur Riau Abdul Wahid Cuma Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Belum Putuskan Ajukan Banding
-
Benarkah Atap Asbes Bisa Bikin Kanker? Dokter Paru Ungkap Fakta dari WHO
-
2 SPPG di Simeulue Aceh Berhenti Beroperasi