"Kunci kontak jadi udah jebol, udah tinggal dibawa aja. Kejadiannya cepet,” ucap Idham.
Ditembak Pakai Airsoft Gun
Kanit Reskrim Polsek Pulogadung AKP Wahyudi sebelumnya membeberkan komplotan maling bersenjata airsoft gun yang aksinya digagalkan oleh warga.
Menurutnya, aksi komplotan maling itu dipergoki oleh seorang lansia. Gegara aksinya digagalkan, komplotan maling ini akhirnya menembaki korban dengan menggunakan senjata airsoft gun.
"Dia (korban) yang memergoki, dia yang teriak, terus ditembak pakai airsoft gun," kata Wahyudi kepada wartawan, Senin.
Berdasar hasil penyelidikan, kata Wahyudi, pelaku berjumlah empat orang. Mereka beraksi dengan menggunakan dua sepeda motor.
Aksi pencurian ini berhasil digagalkan oleh kakek MS. Wahyudi memastikan kakek MS juga hanya mengalami luka ringan akibat tembakan peluru airsoft gun.
"Luka lecet di tangan, nggak apa-apa, nggak ada pengaruh apa-apa. Pencurian nggak berhasil," ungkapnya.
Kekinian penyidik masih berupaya mengindentifikasi keempat pelaku. Penyelidikan dilakukan dengan memeriksa saksi hingga kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi.
"Pelaku masih diburu, masih dalam penyelidikan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Aksi Heroik Kakek-kakek di Pulogadung Lawan Pelaku Curanmor, Tangannya Cuma Lecet Tertembak Airsoft Gun
-
Kepergok Mau Nyolong Motor, Pria Di Kebon Jeruk Babak Belur Dihajar Massa
-
Jakarta Rawan Maling, Komplotan Ini Cuma Butuh 2 Menit Curi 2 Motor Sekaligus di Tomang Jakbar
-
Ditembak Komplotan Maling, Aksi Heroik Hansip Tatang Gagalkan Pencurian Motor di Tanjung Priok Cuma Modal Pentungan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan